Wednesday, September 23, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Badminton Putra Indonesia ke Final Asian Games 2026, Thailand Dibungkam 3-1

Mistar.idRabu, 23 September 2026 pukul 17.12 WIB
badminton_putra_indonesia_ke_final_asian_games_2026_thailand_dibungkam_31

Badminton Putra Indonesia ke Final Asian Games 2026, Thailand Dibungkam 3-1. (foto ilustrasi:tangkapan layar resultsasiangames2026/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (23/9/2026) — Sempat tertinggal setelah Jonatan Christie tumbang di partai pembuka, badminton putra Indonesia justru bangkit dan mengunci kemenangan 3-1 atas Thailand. Fajar/Fikri menyamakan skor, Alwi Farhan membalikkan keadaan, lalu Leo/Daniel menyegel tiket ke final Asian Games 2026.

Tim badminton putra Indonesia tinggal selangkah lagi dari medali emas nomor beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Rabu (23/9/2026), Indonesia sempat berada dalam tekanan setelah Jonatan Christie kalah dari bintang Thailand, Kunlavut Vitidsarn, 17-21, 14-21.

Namun, kekalahan itu tidak membuat Indonesia kehilangan kendali.

Tiga wakil berikutnya tampil beruntun dan menghasilkan tiga kemenangan. Indonesia membalikkan skor dari 0-1 menjadi 3-1 sekaligus memastikan tempat di final.

Fajar/Fikri Menghidupkan Indonesia

Tugas membalas kekalahan Jonatan berada di pundak Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Menghadapi Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, Fajar/Fikri tampil agresif sejak gim pertama dan menang 21-13.

Gim kedua sempat lebih rumit. Fajar/Fikri tertinggal 8-11 saat interval, tetapi mereka mampu mengubah momentum melalui komunikasi dengan pasangan dan pelatih.

Strategi tersebut membuahkan hasil. Fajar/Fikri mengejar, kembali menekan lawan, dan akhirnya menang 21-19.

Indonesia pun menyamakan skor menjadi 1-1.

Kemenangan ini menjadi titik penting karena Indonesia kembali berada dalam posisi yang sama kuat setelah kehilangan angka pada partai pembuka.

Alwi Farhan Jadi Titik Balik

Momentum kemudian beralih kepada Alwi Farhan.

Turun sebagai tunggal putra kedua, Alwi menghadapi Puritat Arree. Tidak ingin memberi Thailand kesempatan mengambil kembali kendali, Alwi bermain efektif dan menutup pertandingan dalam dua gim.

Alwi menang 21-15, 21-13 dalam 40 menit.

Hasil itu membuat Indonesia untuk pertama kalinya berbalik unggul 2-1.

Bagi Alwi, kemenangan tersebut juga mempertegas perannya dalam perjalanan Indonesia menuju final. Sehari sebelumnya, ia ikut menyumbangkan angka saat Indonesia mengalahkan Malaysia 3-2 di perempat final.

Leo/Daniel Tak Beri Thailand Kesempatan

Thailand masih memiliki peluang memperpanjang pertandingan jika mampu memenangi partai keempat.

Namun, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil sebagai penutup.

Kemenangan mereka memastikan Indonesia tidak perlu memainkan partai kelima. Skor 3-1 menjadi hasil akhir sekaligus mengantarkan badminton putra Indonesia ke final Asian Games 2026.

Drama Empat Partai Indonesia vs Thailand

- Jonatan Christie kalah dari Kunlavut Vitidsarn: 17-21, 14-21

- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menang atas Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul: 21-13, 21-19

- Alwi Farhan menang atas Puritat Arree: 21-15, 21-13

- Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memastikan kemenangan Indonesia pada partai keempat.

Indonesia menang 3-1 dan melaju ke final.

Dari Tertinggal 0-1 hingga ke Final

Ada fakta menarik dari perjalanan Indonesia menuju final.

Pada perempat final sehari sebelumnya, Indonesia juga tertinggal 0-1 dari Malaysia setelah Jonatan kalah dari Leong Jun Hao. Fajar/Fikri kemudian menyamakan skor, Alwi membawa Indonesia unggul, sebelum Malaysia memaksa skor 2-2.

Indonesia akhirnya membutuhkan kemenangan Moh Zaki Ubaidillah di partai kelima untuk lolos.

Melawan Thailand, skenario tersebut kembali dimulai dengan kekalahan Jonatan.

Bedanya, kali ini Indonesia mampu menuntaskan comeback dalam empat partai.

Fajar/Fikri menjadi penyama kedudukan, Alwi menjadi pembalik keadaan, sedangkan Leo/Daniel menjadi pengunci tiket final.

Siapa Lawan Indonesia di Final?

Lawan Indonesia di final akan ditentukan dari semifinal lainnya yang mempertemukan China dan India.

Sebelum semifinal, Indonesia dan Thailand berada di jalur berbeda dari duel China-India. Pemenang China vs India akan menghadapi Indonesia di partai puncak.

Kini target Indonesia berubah.

Setelah memastikan minimal medali perak, tim badminton putra Indonesia memiliki satu pertandingan terakhir untuk memperebutkan medali emas Asian Games 2026.

Perjalanan menuju final sudah berhasil dilewati dengan comeback. Tantangan berikutnya adalah menyelesaikan pekerjaan terakhir di partai puncak.

(asiangames2026/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN