Monday, June 15, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Prabowo Setujui Pembangunan Flyover Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Mistar.idSelasa, 28 April 2026 11.18
AN
prabowo_setujui_pembangunan_flyover_usai_kecelakaan_kereta_di_bekasi_timur

Presiden Prabowo Subianto usai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026). (Foto: detikcom/Taufik)

news_banner

Bekasi, MISTAR.ID

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan mendalam atas kecelakaan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, serta memastikan pemerintah akan melakukan investigasi atas insiden tersebut.

“Hari ini saya datang ke rumah sakit Bekasi, tentunya kita semua prihatin, kaget, dengan kecelakaan yang telah terjadi,” ujar Prabowo usai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026), seperti dilansir Detikcom.

“Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah. Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” tegasnya lagi.

Selain itu, Prabowo menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api yang belum dijaga dengan baik. Ia menyatakan pemerintah akan segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api banyak yang tidak dijaga, kita segera akan atasi,” katanya.

Sebagai langkah konkret, Prabowo menyatakan telah menyetujui pembangunan flyover di sekitar Stasiun Bekasi Timur guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

“Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena wilayah ini padat dan kebutuhan transportasi kereta api sangat mendesak, jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan flyover tersebut akan didanai oleh pemerintah pusat melalui bantuan presiden.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi pada Senin (27/4/2026) malam ketika KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Insiden bermula saat sebuah taksi tertemper KRL di perlintasan dekat lokasi, sehingga KRL terhenti di jalur.

Dalam kondisi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang tidak dapat menghindari tabrakan. Peristiwa ini mengakibatkan 14 orang meninggal dunia. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN