Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Jalinsum Lampung Gelap Saat Mudik, Pemprov Janji Perbaikan Kilat

Mistar.idSelasa, 17 Maret 2026 pukul 23.28 WIB
jalinsum_lampung_gelap_saat_mudik_pemprov_janji_perbaikan_kilat_

Salah satu titik gelap di Jalinsum Lampung. (foto: CNN/Mistar)

news_banner

Lampung, MISTAR.ID

Selama sekitar sepuluh tahun terakhir, ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Provinsi Lampung identik dengan kondisi gelap saat malam hari.

Ribuan tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang berdiri di sepanjang jalur utama tersebut kini hanya menjadi 'monumen' tanpa fungsi.

Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjanjikan perubahan cepat. Dalam waktu singkat, bahkan diklaim hanya sehari, jalur yang selama ini gelap gulita disebut akan kembali terang.

Kondisi minim penerangan di Jalinsum bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan. Jalur ini merupakan akses vital bagi pemudik, baik roda dua maupun roda empat, sehingga kegelapan meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminal.

Selain Jalinsum, kondisi serupa juga terjadi di Jalintim (Jalan Lintas Timur). Padahal kedua jalur tersebut selalu padat dilalui kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan perbaikan LPJU akan segera dilakukan untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.

Ia optimistis lampu jalan bisa kembali berfungsi dalam waktu dekat. "Lampu akan segera diperbaiki agar pemudik bisa melintas dengan aman dan nyaman," ujarnya dilansir dari CNN, Selasa (17/3/2026) malam.

Meski demikian, janji tersebut menimbulkan pertanyaan publik. Pasalnya, kerusakan LPJU telah berlangsung lama dan jumlahnya mencapai ribuan titik. Sulit dibayangkan perbaikan bisa tuntas hanya dalam hitungan jam.

Saat ini, sekitar 95 persen LPJU tenaga surya di sepanjang jalur dari Bakauheni hingga Bandar Lampung dilaporkan tidak berfungsi. Kerusakan umumnya disebabkan panel surya dan baterai yang rusak atau hilang, diduga akibat pencurian.

Salah satu titik paling rawan adalah Tanjakan Tarahan, yang dikenal sebagai "Tanjakan Maut'. Minimnya pencahayaan di area ini sering memicu kecelakaan dan dimanfaatkan pelaku kejahatan.

Warga setempat, Saleh, menyebut kondisi gelap di kawasan tersebut sudah berlangsung lama. Selain meningkatkan risiko kecelakaan, situasi ini juga rawan aksi kriminal.

Hal senada disampaikan Juhari, yang mengaku khawatir melintas di malam hari. Ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata agar kondisi lebih aman.

Keluhan juga datang dari pemudik. Aldi, 38 tahun, pengendara motor asal Tangerang, mengaku kondisi Jalinsum tidak pernah berubah setiap tahun.

"Sudah lima tahun saya mudik lewat sini, tetap gelap. Tahun lalu hampir jatuh karena lubang tidak terlihat," katanya.

Ia berharap pemerintah benar-benar memperbaiki penerangan jalan demi keselamatan para pengguna jalan, khususnya saat musim mudik.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN