Indonesia Impor Minyak Mentah dari Rusia

Minyak Mentah. (Proxist East)
Jakarta, MISTAR.ID - Indonesia akan mengimpor minyak dari Rusia. Pemerintah berencana memanfaatkannya sebagai bagian dari cadangan energi nasional.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan Indonesia memperoleh alokasi impor sekitar 150 juta barel minyak mentah dari Rusia. Kesepakatan tersebut merupakan hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Moskow beberapa waktu lalu.
Menurut Yuliot, minyak mentah itu akan difungsikan sebagai cadangan energi sehingga tidak langsung diproses menjadi bensin untuk konsumsi dalam negeri.
"Itu menjadi cadangan penyangga energi nasional," ujar Yuliot ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2206), dilansir dari CNN Indonesia.
Ia menjelaskan kerja sama pengadaan minyak ini dilakukan melalui Badan Layanan Umum (BLU) milik Kementerian ESDM, yaitu Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).
Terkait dengan apakah minyak mentah dari Rusia sudah tiba atau belum di Indonesia, Yuliot akan memeriksanya terlebih dahulu.
"Dari mana asal, apakah itu ada yang dari Rusia, berapa jumlahnya, kami cek dulu," ujar Yuliot.
Pengadaan minyak ini dilakukan antara Indonesia dan Rusia melalui skema kerja sama antarpemerintah atau government to government (G2G).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut kapasitas impor dari Rusia masih berpotensi bertambah pada masa mendatang.
"Volumenya itu bisa berkembang lebih banyak lagi ke depan, tapi kontraknya sudah," ujarnya dalam Energy Forum CNBC Indonesia, Kamis (25/6/2026).
Selain itu, Bahlil mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Energi Rusia untuk memastikan kelanjutan kerja sama tersebut. Meski demikian, ia enggan membeberkan rincian lebih lanjut terkait isi kesepakatan yang telah dicapai kedua negara.
"Saya kan sudah juga melakukan komunikasi dengan Menteri ESDM Rusia," ujar Bahlil. (Cnn)
























