Monday, July 20, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Bantul dan DIY, BMKG Imbau Warga Waspada

Mistar.idSelasa, 27 Januari 2026 pukul 15.50 WIB
gempa_magnitudo_45_guncang_bantul_dan_diy_bmkg_imbau_warga_waspada

Titik gempa Magnitudo 4,5 yang guncang Bantul dan DIY (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan sejumlah daerah di Pulau Jawa pada Selasa, 27 Januari 2026, sekitar pukul 13.15 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

BMKG menjelaskan bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya sekitar 16 kilometer di sebelah timur Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer. Gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Opak.

“Warga diimbau untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan,” demikian keterangan resmi BMKG, Selasa (27/1/2026).

Getaran Terasa di Banyak Wilayah

Guncangan gempa dirasakan di berbagai daerah dengan tingkat intensitas berbeda. Wilayah Bantul, Sleman, Gunungkidul, Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Magelang, dan Klaten dilaporkan merasakan getaran dengan skala III MMI, atau terasa seperti ada kendaraan berat melintas.

Sementara itu, getaran dengan skala II MMI dirasakan hingga ke Wonogiri, Purworejo, Solo, Pacitan, dan Trenggalek, di mana hanya sebagian orang yang merasakannya dan beberapa benda ringan tampak bergoyang.

Warga Sempat Panik

Gempa tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Sejumlah pekerja dan pengunjung di perkantoran maupun tempat umum terlihat keluar bangunan untuk menyelamatkan diri.

Novan Dwi Setiyanto, seorang karyawan di Kota Yogyakarta, mengaku merasakan getaran cukup kuat meski hanya berlangsung singkat. “Rasanya seperti terdorong, cukup kencang walaupun sebentar,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan Seto Pangaribowo yang tengah berada di sebuah kafe. Ia menyebut suasana sempat gaduh karena pengunjung terkejut dan hampir berlarian keluar.

Di Kabupaten Sleman, seorang warga bernama Tria mengatakan gempa terasa saat dirinya berada di dalam rumah. Beberapa tetangganya memilih keluar rumah sebagai langkah antisipasi.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah DIY dan sekitarnya.

“Masyarakat kami minta hanya mengakses informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah percaya pada isu atau kabar yang belum terverifikasi,” tegasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN