Thursday, July 9, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Febrie Adriansyah Jadi Sorotan, Ini Profil, Rekam Jejak, dan Kasus Besar yang Ditangani

Mistar.idKamis, 9 Juli 2026 pukul 20.13 WIB
febrie_adriansyah_jadi_sorotan_ini_profil_rekam_jejak_dan_kasus_besar_yang_ditangani

Febrie Adriansyah. (foto:wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (9/7/2026) – Nama Febrie Adriansyah kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah pemberitaan mengenai pengamanan kediamannya dan perkembangan beberapa proses hukum ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir. Situasi tersebut memicu tingginya pencarian informasi mengenai sosok Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, termasuk rekam jejak karier serta perkara-perkara besar yang pernah ditanganinya.

Perbincangan berkembang luas di media sosial setelah beredarnya informasi terkait penggeledahan sejumlah lokasi dalam perkara dugaan korupsi, disusul munculnya dokumentasi yang memperlihatkan pengamanan kediaman Febrie Adriansyah oleh personel TNI. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang menyebut kedua peristiwa tersebut saling berkaitan.

Jaksa Karier yang Meniti dari Daerah

Febrie Adriansyah lahir di Jakarta pada 19 Februari 1968. Ia menempuh pendidikan hukum sebelum mengawali karier sebagai jaksa dan bertugas di berbagai daerah.

Perjalanan kariernya berlangsung secara bertahap melalui sejumlah jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Ia pernah dipercaya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri, Asisten Tindak Pidana Khusus, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Kejaksaan Tinggi, hingga Direktur Penyidikan Jampidsus.

Puncaknya, pada Januari 2022, Febrie dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus. Posisi tersebut memiliki peran sentral dalam penanganan perkara korupsi berskala besar di Indonesia.

Menangani Perkara Korupsi Bernilai Triliunan Rupiah

Nama Febrie identik dengan sejumlah penyidikan kasus korupsi yang menjadi perhatian nasional. Selama berkiprah di bidang tindak pidana khusus, ia terlibat dalam penanganan berbagai perkara dengan nilai kerugian negara yang sangat besar.

Salah satunya adalah perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai sekitar Rp16,8 triliun.

Kejaksaan Agung juga menangani perkara korupsi PT Asabri yang berdasarkan audit BPK mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp22,78 triliun.

Selain itu, Febrie turut dikaitkan dengan penanganan perkara dugaan korupsi pembangunan menara BTS 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kasus tersebut menjadi sorotan karena menyangkut proyek strategis nasional dengan nilai anggaran yang besar.

Namanya juga dikaitkan dengan sejumlah proses penyidikan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Garuda Indonesia.

Alasan Nama Febrie Kembali Trending

Perhatian publik terhadap Febrie Adriansyah meningkat setelah muncul pemberitaan mengenai penggeledahan sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan korupsi. Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui berbagai platform digital.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, beredar pula foto dan video yang memperlihatkan pengamanan kediaman Febrie oleh personel TNI. Dokumentasi tersebut memunculkan berbagai tanggapan di ruang publik.

TNI kemudian memberikan penjelasan bahwa pengamanan dilakukan berdasarkan permintaan resmi Kejaksaan Agung. Langkah itu disebut sebagai bagian dari mekanisme perlindungan terhadap jaksa sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski kedua isu berkembang dalam periode yang berdekatan, hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi yang menyatakan adanya hubungan langsung antara penggeledahan yang diberitakan dengan pengamanan terhadap kediaman Febrie Adriansyah.

Latar Belakang Akademik dan Fokus Penegakan Hukum

Selain dikenal sebagai jaksa karier, Febrie juga menempuh pendidikan hingga meraih gelar doktor hukum.

Kajian akademiknya berfokus pada penyitaan aset serta tindak pidana pencucian uang. Bidang tersebut memiliki keterkaitan erat dengan penanganan perkara korupsi yang membutuhkan upaya pemulihan aset negara.

Pengalaman bertugas di berbagai daerah juga menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum menduduki jabatan di tingkat pusat. Penugasan tersebut membentuk rekam jejak panjang di lingkungan Kejaksaan.

Dalam berbagai kesempatan, Febrie menekankan pentingnya pemulihan kerugian negara sebagai bagian dari penegakan hukum tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut berjalan berdampingan dengan proses penindakan terhadap pelaku.

Posisinya sebagai Jampidsus menjadikan setiap perkembangan yang berkaitan dengannya mendapat perhatian luas. Perbincangan yang muncul dalam beberapa hari terakhir juga memperlihatkan tingginya minat publik terhadap isu penegakan hukum dan dinamika proses hukum yang sedang berlangsung.

(berbagaisumber/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN