Sunday, June 14, 2026
home_banner_first
MEDAN

Warga Tanjungsari Keluhkan Pelayanan Pustu, dr Dimas Minta Petugas Lebih Ramah kepada Pasien

Mistar.idMinggu, 14 Juni 2026 17.13
journalist-avatar-top
MI
warga_tanjungsari_keluhkan_pelayanan_pustu_dr_dimas_minta_petugas_lebih_ramah_kepada_pasien

Anggota DPRD Kota Medan, dr Dimas Sofani Lubis, saat menggelar Sosper di Jalan Pasar I Simpang Gang Palapa, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Sejumlah warga Kecamatan Medan Selayang mengeluhkan pelayanan yang dinilai kurang ramah terhadap pasien oleh petugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Tanjungsari.

Keluhan tersebut disampaikan warga saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang digelar Anggota DPRD Kota Medan, dr Dimas Sofani Lubis, di Jalan Pasar I Simpang Gang Palapa, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (14/6/2026) siang.

"Setiap kali berobat ke Puskesmas Tanjungsari, petugasnya selalu jutek. Padahal kami sedang sakit," keluh seorang warga, Novi.

Keluhan serupa juga disampaikan Sumiatun yang menyayangkan sikap sejumlah petugas di Pustu Tanjungsari.

"Mereka ketus dan tidak ramah. Usulan saya, bagaimana kalau dilakukan pelatihan kepada seluruh petugas di Puskesmas Tanjungsari agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih baik," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pustu Tanjungsari, dr Siska, membantah anggapan bahwa petugas di Pustu Tanjungsari bersikap jutek kepada pasien. Ia meminta masyarakat memahami tingginya beban kerja yang dihadapi para petugas kesehatan.

"Kami tidak jutek, Bapak/Ibu. Beban kerja kami sangat tinggi. Ada 36 ribu masyarakat yang harus kami layani, sementara petugas di Pustu Tanjungsari hanya 13 orang dan dokter hanya tiga orang," katanya.

Ia juga meminta masyarakat yang datang berobat agar lebih bersabar dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan tidak langsung menyalahkan tenaga kesehatan yang bertugas.

"Meski begitu, nanti akan saya sampaikan kepada petugas di Pustu Tanjungsari agar lebih ramah dalam melayani masyarakat," ujarnya.

Menanggapi persoalan tersebut, dr Dimas Sofani Lubis menegaskan kepada dr Siska agar lebih memperhatikan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan yang dipimpinnya.

"Intinya, tidak boleh lagi ada petugas yang jutek, tidak ramah, atau cemberut di setiap puskesmas di Kota Medan, termasuk di Pustu Tanjungsari," tegas Dimas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Medan Selayang Muhammad Husnul Hafiz Rambe, Lurah Tanjung Sari Ihsan Nugraha, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Siska, perwakilan Dinas Sosial Surama, serta perwakilan BPJS Kesehatan, Daffa.

Dimas mengakui jumlah petugas di Pustu Tanjungsari saat ini masih terbatas, sementara jumlah masyarakat yang harus dilayani cukup besar.

"Keluhan Bu Dokter sebagai Kepala Pustu juga akan saya sampaikan kepada Wali Kota Medan. Sudah selayaknya Pustu Tanjungsari ditingkatkan menjadi puskesmas agar jumlah petugas dapat ditambah dan pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal. Namun sekali lagi, tidak ada alasan bagi petugas kesehatan untuk bersikap cemberut kepada pasien," tegasnya.

Diketahui, dr Dimas juga menggelar kegiatan sosialisasi serupa di Jalan Sei Batu Gingging, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (14/6/2026) sore.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN