Tuesday, June 30, 2026
home_banner_first
MEDAN

Viral Kontingen Pesparawi Sumut Terancam Tak Bisa Pulang, Bobby Nasution Siapkan Extra Flight

Mistar.idSelasa, 30 Juni 2026 pukul 20.16 WIB
viral_kontingen_pesparawi_sumut_terancam_tak_bisa_pulang_bobby_nasution_siapkan_extra_flight

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Sempat viral di sosial media bahwa kontingen Sumatera Utara (Sumut) yang bertanding di Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) di Manokwari tidak bisa pulang. Mendengar itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution langsung merespons, dan memastikan kontingen kembali besok.

Awalnya kabar para kontingen Sumut itu diunggah oleh akun Tiktok @devisetiawat, narasinya adalah tim kesulitan kembali ke Sumut.

"Terjadi lagi Pesparawi Kontingen Sumut terancam tidak bisa pulang. JUSTICE FOR TEAM PESPARAWI Sumut," tulisnya di unggahan yang sudah dibagikan ratusan kali tersebut.

Diketahui kontingen Sumut yang berlaga di Pesparawi Nasional XIV tersebut dilepas langsung oleh Bobby Nasution pada 15 Juni 2026 lalu. Sebanyak 270 pun berangkat ke Manokwari, Papua Barat.

Menjawab kabat tersebut, Bobby mengatakan kepulangan akan dilakukan langsung dari Manokwari ke Sumut tanpa transit.

"Besok pagi mereka akan pulang, solusinya kita siapkan penerbangan extra fligh dari maskapai dari Lion Grup. Jadi langsung terbang dari Papua langsung ke Medan," ujarnya kepada Wartawan, Selasa (30/6/2026) sore ini.

Ia pun mengakui hal tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprovsu untuk tiket pulang kontingen.

"Itu memang mis atau kesalahan dari Kesra (Setdaprovsu). Harusnya sebelum mereka berangkat saya sudah wanti-wanti, karena mereka sudah audiensi. Saya sampaikan tolong persiapan tiket pulangnya," tutur Bobby.

Selain itu, Bobby pun mengatakan anggaran yang dimiliki kontingen terbatas karena adanya kenaikan harga tiket. Ia pun kembali menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan membantu kepulangan.

"Kita tahu anggaran yang mereka siapkan harusnya cukup. Tapi ada kenaikan harga tiket pesawat jadi nggak cukup. Pemprov akan menalangi tapi sampai hari kepulangan tidak dibayar tiketnya," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN