Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Viktor Silaen: Keselamatan Pemudik Saat Nataru Harus Jadi Prioritas Pemerintah

Mistar.idSabtu, 27 Desember 2025 pukul 19.24 WIB
viktor_silaen_keselamatan_pemudik_saat_nataru_harus_jadi_prioritas_pemerintah_

Anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara (Sumut) Viktor Silaen. (foto: ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Anggota Komisi D DPRD Sumatera utara (Sumut), Viktor Silaen, menekankan keselamatan masyarakat yang melaksanakan mudik menjadi prioritas utama pemerintah dalam mengawasi dan bersiaga pada masa mudik dan arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Hal itu dikatakan Politisi Golkar tersebut, menanggapi pertanyaan terkait pengawasan seluruh pemangku kepentingan dalam mensukseskan arus mudik Nataru.

Pasalnya, ia menilai pemerintah bukan hanya sekadar memantau kelancaran arus lalu lintas di setiap posko pengamanan, melainkan harus lebih dari itu.

“Peninjauan kesiapan sarana dan prasarana transportasi Nataru 2026 oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution, untuk memastikan kesiapan moda transportasi darat dan udara menghadapi lonjakan penumpang, patut kita dukung demi keselamatan masyarakat yang melakukan mudik Natary,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Menurutnya, arus mudik pada Nataru di Sumut kali ini relatif kondusif, termasuk pada pemeriksaan petugas transportasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk memastikan seluruh petugas bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Yang paling penting kita mengimbau kepada para masyarakat yang melaksanakan mudik, khususnya melintasi wilayah terdampak bencana beberapa waktu lalu, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan dataran tinggi yang rawan akibat cuaca ekstrem,” katanya.

Meski demikian, Viktor turut mengingatkan pemerintah agar tidak sekadar memantau para pemudik. Tetapi pemerintah harus hadir secara nyata di lapangan, guna memberikan keselamatan pemudik, bukan seperti selama ini hanya memantau kelancaran arus lalu lintas.

“Dengan diturunkannya sejumlah instansi pada momentum mudik Nataru, tentunya pengamanan tidak hanya sekadar memantau arus lalu lintas, tetapi harus difokuskan pada pencegahan kecelakaan lalu lintas, tindak kriminal dan gangguan Kamtibmas,” ucapnya.

Berdasarkan amatan dirinya, Viktor mengatakan beberapa titik lokasi rawan bencana harus mendapatkan atensi khusus. Seperti jalur Medan-Berastagi yang rawan longsor dan kemacetan, jalur lintas Sumatera, hingga lintas Kawasan Danau Toba.

“Sebagaimana imbauan dari BMKG terkait potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, angin, banjir, dan tanah longsor, harus benar-benar menjadi atensi serius pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepar respon kebencanaan,” tuturnya.

Ia menegaskan pelaksanaan mudik dalam momentum Natal dan Tahun Baru 2026 ini bukan sekadar soal cepat sampai tujuan, tetapi harus memikirkan keselamatan nyawa masyarakat.

“Oleh karena itu, pemerintah harus hadir dan tetap siap siaga. Begitu juga kepada masyarakat, untuk dapat meningkatkan kewaspadaan,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN