Un-Class Session di USU Hadirkan Najwa Shihab, Nicholas Saputra, dan Raditya Dika: Mahasiswa Antusias Dalami Kreativitas

Najwa Shihab saat Un Class Session (foto:Humas Grab/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Sesi Un-Class Session menjadi salah satu bagian paling ditunggu-tunggu para mahasiswa dalam Generasi Campus Roadshow 2025 yang digelar di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), belum lama ini.
Para mahasiswa tampak antusias mengikuti tiga kelas tematik yang menghadirkan Najwa Shihab, Nicholas Saputra, dan Raditya Dika, yang berbagi pengalaman tentang cara menghadapi ketidakpastian, mengelola keraguan, dan menjadikan keresahan sebagai bahan bakar kreativitas.
Dalam kelas bertema The Creative Lens, Nicholas Saputra membuka pandangan peserta mengenai pentingnya memahami ritme dan batas diri saat menjalani proses kreatif. Ia menegaskan bahwa rasa jenuh dan kehilangan motivasi merupakan bagian normal dari perjalanan siapa pun. Justru momen-momen seperti itu dapat menjadi pembelajaran untuk semakin mengenali diri dan membangun ulang energi.
Aktor Indonesia itu juga menceritakan bagaimana kritik, bahkan yang datang dari orang terdekat, sering menjadi tantangan tersendiri.
“Awal berkarier di dunia film, saya buktikan bahwa tetap bisa berprestasi sekaligus mengikuti panggilan hati. Melangkah ke passion kita itu bentuk keberanian yang nyata,” tutur Nicholas dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Jumat (21/11/2025).
Sementara itu, Najwa Shihab mengajak peserta membedah peran jurnalisme lewat kelas Critical Journalism for a Meaningful Impact. Ia menyoroti fenomena rendahnya kepercayaan diri, terutama pada peserta perempuan yang masih ragu memulai langkah pertama.
“Keraguan itu banyak muncul karena kita terbiasa menghakimi diri sendiri. Support system punya peranan besar, makanya kita harus saling menguatkan agar berani mencoba,” ujar Najwa.
Dari sisi penulis, Raditya Dika membawa peserta menelusuri cara mengubah kecemasan menjadi kekuatan kreatif. Dalam kelas Write from the Worry, Make It Worth It, ia mengatakan banyak orang berhenti sebelum mulai hanya karena takut risiko.
“Padahal ada yang lebih menakutkan dari rasa takut itu sendiri, yaitu penyesalan. Menggunakan ketakutan sebagai energi justru membantu kita maju mengejar passion,” tutur Raditya.
Sesi Un-Class ini dinilai menjadi ruang paling interaktif, memungkinkan peserta berdialog langsung dengan para ikon dan menyerap pengalaman praktis yang relevan dengan perjalanan mereka menemukan arah hidup dan karier.
Selain di Medan, Generasi Campus Roadshow 2025 sebelumnya telah hadir di Surabaya, Surakarta, Bogor, dan Makassar, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan Grab mendampingi Gen Z menggali potensi diri.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa inisiatif ini ditujukan untuk membantu mahasiswa menemukan lingkungan yang aman dan inspiratif. “Kami percaya setiap generasi memiliki kemampuan dan kekuatan untuk menciptakan perubahan positif, dan Grab hadir mendukung langkah itu,” ucapnya.
Roadshow yang telah menjangkau ribuan mahasiswa sejak 2024 ini akan ditutup di Bandung, tepatnya di Institut Teknologi Bandung.






















