Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
MEDAN

Tujuh Bulan Pascabencana, Pembangunan Huntap dan Huntara di Sumut Terus Berjalan

Mistar.idRabu, 24 Juni 2026 pukul 20.21 WIB
tujuh_bulan_pascabencana_pembangunan_huntap_dan_huntara_di_sumut_terus_berjalan

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, saat meninjau pembangunan hunian tetap (Huntap) di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Maret 2026 lalu. (Foto: Feliks/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Kurang lebih tujuh bulan setelah bencana alam melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) pada akhir November 2025, proses pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) masih terus berlangsung.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumut, Rahmad Hidayat Siregar, menjelaskan secara umum Huntara dan Huntap di daerah terdampak bencana sebagian sudah ditempati masyarakat.

"Kalau Huntara dan Huntap, Huntara itu dibangun oleh Danantara. Provinsi hanya memantau kegiatan mereka. Rata-rata sudah siap dan sudah ditempati," ujarnya kepada Mistar, Rabu (24/6/2026) sore.

Sementara itu, pembangunan Huntap dilaksanakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi di bawah koordinasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

"Kalau Huntap yang membangun dari Buddha Tzu Chi di bawah Kementerian PKP, berdasarkan arahan langsung dari kementerian. Itu ada di Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara," katanya.

Khusus pembangunan Huntap, Rahmad menyebut progres pembangunan terus berjalan. Untuk Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Utara (Taput), sebagian besar unit sudah ditempati masyarakat.

"Sudah terbangun, ada yang sudah ditempati. Yang sudah ditempati rata-rata di Tapsel dan Taput. Kalau di Sibolga masih proses penempatan, sedangkan Tapanuli Tengah progresnya sekitar 80 persen," ujarnya.

Rahmad menegaskan hingga saat ini tidak ada kendala berarti yang menghambat proses pembangunan.

"Mudah-mudahan tidak ada kendala dan sesuai dengan yang diharapkan. Kemarin hanya faktor cuaca, tetapi sudah bisa teratasi," tuturnya.

Meski demikian, ia menyebut masih ada kemungkinan pembangunan Huntap tahap kedua oleh Yayasan Buddha Tzu Chi untuk warga yang saat ini masih menempati Huntara.

"Kalau yang belum masuk Huntap, itulah yang masih di Huntara menunggu Huntap siap. Nanti ada kemungkinan pembangunan tahap kedua dari Buddha Tzu Chi, kita masih menunggu," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN