Saturday, July 11, 2026
home_banner_first
MEDAN

RSUP Adam Malik Perkenalkan Teknologi Medis Modern Endobronchial Ultrasound

Mistar.idSabtu, 11 Juli 2026 pukul 17.20 WIB
rsup_adam_malik_perkenalkan_teknologi_medis_modern_endobronchial_ultrasound_

Tim medis RSUP H Adam Malik menggunakan teknologi modern EBUS (foto:Humas/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (11/7/2026)-Endobronchial Ultrasound atau EBUS diperkanalkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan dalam perkuat pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan teknologi medis terbaru.

Hal itu diperkenalkan, dr Netty Yosefhin Damanik. Ia menyebutkan, teknologi terbaru EBUS tersebut mengkombinasikan alat bronkoskopi atau dikenal bronkoskop dengan metode ultrasonografi (USG).

“Adanya alat ini maka prosedur pencitraan diagnostik di saluran pernapasan sekitarnya, khususnya di organ paru-paru, bisa dilakukan lebih detail dan menyeluruh,” ujarnya kepada Mistar, Sabtu (11/7/2026).

Teknologi EBUS, dijelaskan Netty, dilengkapi beberapa kecanggihan seperti ultrasound yang memungkinkan tenaga medis dapat melihat struktur saluran pernapasan secara lebih detail di tubuh pasien.

“Ultrasound terletak diujung scope alat bronkoskop, dapat mendeteksi pembesaran kelenjar getah bening di balik dinding lapisan terdalam dari saluran bronkus (mukosa bronkus) dan mendeteksi massa di balik dinding mukosa percabangan bronkus,” katanya.

Selain itu, menurutnya adanya teknologi EBUS, pihaknya juga bisa melakukan biopsi ataupun mengambil sampel jaringan pembesaran kelenjar getah bening di lokasi lebih sulit atau yang tidak terlihat si percabangan bronkus.

Dokter Spesial Paru RSUP H Adak Malik itu menegaskan, nilai akurasi teknologi EBUS yang digunakan kepada pasien untuk mendiagnosa penyakit di saluran pernapasan menyentuh diangkat 90 persen lebih.

Tak hanya ultrasound, EBUS juga dilengkapi USG Doppler untuk mendeteksi gambaran dari pembuluh darah dengan telat, maka potensi perdarahan sangat kecil dan meminimalisir terhadap risiko kepada pasien.

“Kita tidak membiopsi tanpa alat bantu, namun dengan EBUS dapat membiopsi tujuan target kita yaitu pembesaran kelenjar getah bening tanpa terkena pembuluh darah di tubuh pasien,” katanya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN