Monday, June 22, 2026
home_banner_first
MEDAN

Ribuan Buruh Akan Gelar Aksi May Day di Medan, Berikut Tuntutannya

Mistar.idKamis, 30 April 2026 pukul 20.00 WIB
journalist-avatar-top
SH
ribuan_buruh_akan_gelar_aksi_may_day_di_medan_berikut_tuntutannya

Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ribuan buruh di Sumatera Utara (Sumut) dijadwalkan akan turun ke jalan memperingati Hari Buruh Internasional pada Jumat (1/5/2026). Buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan Serikat Pekerja Serikat Buruh ini akan menggelar aksi di Kantor Gubernur dan DPRD Sumut dengan membawa sejumlah tuntutan, mulai dari isu nasional hingga persoalan daerah.

Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo, mengatakan aksi tersebut menjadi momentum bagi buruh untuk menyuarakan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Beberapa tuntutan yang dibawa di antaranya disahkannya undang-undang ketenagakerjaan yang berpihak kepada buruh, penghapusan sistem outsourcing, serta penolakan terhadap upah murah.

“Kita menuntut Gubernur Sumut agar memberikan rumah murah dan layak huni. Kemudian menyelesaikan kasus perburuhan di Sumut, serta berikan tanah untuk petani di Sumut,” katanya, Kamis (30/4/2026).

Pihaknya juga meminta agar pemerintah menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Sumut. “Kami meminta agar Gubernur Bobby Nasution dapat menemui massa aksi May Day, dan menerima secara langsung semua aspirasi partai buruh,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, massa aksi akan berupaya mencari kehadiran gubernur apabila tidak berada di kantor saat aksi berlangsung. Menurutnya, banyak persoalan buruh di daerah yang membutuhkan kebijakan langsung dari kepala daerah, terutama terkait ancaman PHK yang dinilai berdampak besar terhadap pekerja.

Sementara itu, Sekretaris Partai Buruh Sumut, Ijon Tuah Hamonangan Purba, menyampaikan sekitar seribuan massa akan dikerahkan dalam aksi tersebut. Peserta aksi berasal dari berbagai daerah, di antaranya Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Binjai, dan Tebing Tinggi, serta melibatkan sejumlah elemen serikat pekerja dan petani.

Ia menyebutkan, titik kumpul massa akan berada di depan Istana Maimun sekitar pukul 10.00 WIB, sebelum melakukan long march menuju Kantor Gubernur dan DPRD Sumut.

“Kami berharap, aparat kepolisian yang melakukan pengawalan dapat bertindak secara humanis selama jalannya aksi berlangsung,” ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN