Friday, July 10, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pendekatan Psikologi Jadi Instrumen Penting dalam Lahirkan Pimpinan Birokrasi Berintegritas

Mistar.idJumat, 10 Juli 2026 pukul 19.39 WIB
pendekatan_psikologi_jadi_instrumen_penting_dalam_lahirkan_pimpinan_birokrasi_berintegritas

Dekan Fakultas Psikologi UHN Medan, Nenny Ika Putri Simarmata (tiga kanan) berfoto bersama dengan jajaran Pemkab Toba. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Pendekatan ilmu psikologi dinilai menjadi instrumen penting dalam melahirkan pemimpin birokrasi yang cerdas secara intelektual, berintegritas tinggi, serta memiliki kompetensi kepemimpinan yang kuat.

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Psikologi Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan, Nenny Ika Putri Simarmata yang ditunjuk langsung sebagai anggota Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba.

Menurutnya, dalam proses seleksi ini, pendekatan psikologi memegang peranan penting yang melampaui penilaian akademis biasa yang bisa mengetahui kompetensi manajerial hingga karakter kepemimpinan seseorang.

"Pendekatan psikologi bisa digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan pengambilan keputusan, komunikasi, pengendalian diri, serta potensi pengembangan yang dibutuhkan untuk memimpin organisasi perangkat daerah," ujar lulusan Doktor Psikologi Universitas Padjadjaran Bandung tersebut, Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan keterlibatan keahlian psikologi ini merupakan wujud nyata kontribusi akademisi maupun perguruan tinggi dalam memperkuat penerapan sistem merit, guna memastikan proses seleksi berlangsung secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.

Langkah ini, kata Nenny, juga sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang diusung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Selain itu juga menjadi bentuk pengabdian akademik yang berkontribusi untuk peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Perguruan tinggi juga didorong untuk aktif dalam penyelesaian masalah pembangunan dengan menerapkan ilmu pengetahuan, inovasi dan kolaborasi dengan pemerintah maupun masyarakat,” ucapnya.

Proses seleksi kompetensi yang difasilitasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Toba ini berlangsung selama dua hari, yakni Kamis hingga Jumat, 9–10 Juli 2026, bertempat di Villa Sapadia, Jalan Pemandian, Desa Lumban Silintong, Balige.

Seleksi terbuka ini digelar khusus untuk mengisi enam posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang strategis di lingkungan Pemkab Toba, meliputi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Melalui proses penyaringan berbasis kompetensi psikologis yang ketat ini, Pemkab Toba dan Fakultas Psikologi UHN berharap dapat melahirkan figur-figur pimpinan yang kompeten guna mendongkrak kinerja organisasi serta mutu pelayanan publik bagi masyarakat Toba.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN