Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kunjungan Wisman ke Sumut Turun Selama Oktober 2025

Mistar.idMinggu, 28 Desember 2025 pukul 17.48 WIB
kunjungan_wisman_ke_sumut_turun_selama_oktober_2025

Statistik Ahli Utama BPS Sumut, Misfarudin. (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Sektor pariwisata Sumatera Utara mencatatkan dinamika yang fluktuatif pada penghujung tahun 2025. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara (Sumut) menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Oktober 2025 mengalami penurunan secara bulanan. Namun, tetap menunjukkan pertumbuhan positif jika dibandingkan dengan periode tahun lalu.

Statistik Ahli Utama BPS Sumut, Misfarudin, mengungkapkan bahwa total kunjungan wisman pada Oktober 2025 mencapai 24.822 kunjungan. Angka ini turun 15,49 persen dibandingkan September 2025 (month-to-month).

"Penurunan ini sejalan dengan tren kunjungan wisman secara nasional yang juga turun 4,83 persen pada periode yang sama. Meski demikian, jika dibandingkan dengan Oktober 2024, jumlah wisman ke Sumut justru naik signifikan sebesar 22,32 persen," kata Misfarudin, Minggu (28/12/2025).

Dari sisi asal negara, Malaysia tetap menjadi penyumbang wisman terbesar bagi Sumatera Utara dengan porsi mencapai 50,43 persen. Namun, Malaysia juga mencatatkan penurunan bulanan yang cukup dalam sebesar 28,27 persen.

Hal menarik justru datang dari pasar Tiongkok. Secara tahunan (year-on-year), kunjungan turis dari Negeri Tirai Bambu ini melonjak drastis hingga 96,15 persen dibandingkan Oktober 2024. Secara kumulatif sepanjang Januari-Oktober 2025, Tiongkok juga menjadi negara dengan pertumbuhan tertinggi mencapai 58,57 persen.

Adapun lima besar negara pasar utama wisman ke Sumut (Oktober 2025), yaitu Malaysia 50,43 persen, Singapura 5,61 persen, Tiongkok 4,11 persen, Jerman 2,72 persen, dan Australia 1,74 persen.

Meskipun jumlah wisman menurun, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) atau okupansi hotel berbintang di Sumatera Utara justru merangkak naik. Pada Oktober 2025, TPK rata-rata mencapai 40,70 persen, meningkat dari bulan September yang sebesar 39,25 persen.

"TPK tertinggi terjadi pada hotel bintang 5 yang mencapai 60,13 persen. Hotel bintang 4 dan 5 menjadi penyumbang kenaikan tertinggi pada bulan ini," ucapnya.

Di sisi lain, rata-rata lama menginap tamu (gabungan asing dan domestik) di hotel berbintang tercatat selama 1,31 hari. Khusus untuk tamu asing, durasi menginap cenderung lebih lama yakni 1,51 hari, sementara tamu domestik rata-rata menginap selama 1,30 hari.

Secara agregat, selama periode Januari–Oktober 2025, total kunjungan wisman ke Sumut telah menembus angka 247.952 kunjungan, naik 18,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Data ini memberikan optimisme bahwa industri pariwisata Sumut terus bergerak maju meskipun menghadapi fluktuasi bulanan. (Amita)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN