KAI Divre I Sumut Tingkatkan Angkutan BBM Pasca Banjir Sibolga–Tapanuli Jelang Tahun Baru 2026

Masyarakat yang akan berangkat menggunakan moda transportasi kereta api dari Stasiun Medan. (Foto: Dok. PT KAI Divre I Sumut)
Medan, MISTAR.ID
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatra Utara melakukan langkah strategis dengan meningkatkan volume angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara signifikan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi tetap stabil di tengah masa pemulihan pasca-banjir bandang di wilayah Sibolga dan Tapanuli, serta menyambut lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Tahun Baru 2026.
Plt. Manager Humas Divre I Sumatra Utara (Sumut), Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa KAI telah menambah jumlah armada ketel untuk mempercepat distribusi pasokan ke wilayah jantung Sumut.
“Melalui koordinasi intensif bersama kewilayahan dan PT Pertamina, KAI menambah kekuatan armada dari yang sebelumnya rata-rata membawa 21 gerbong ketel setiap harinya, kini melonjak signifikan menjadi 30 gerbong ketel per hari menuju Stasiun Siantar,” kata Anwar, Minggu (28/12/2025).
Penambahan armada ini berdampak langsung pada volume BBM yang dikirim dari Stasiun Labuan, Medan. Setiap harinya, KAI mengalirkan sekitar 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar ke Siantar. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 43 persen dibandingkan periode normal yang hanya berkisar 714 kilo liter per hari.
Langkah ini dianggap krusial mengingat Depo Pertamina di Siantar merupakan titik distribusi utama bagi wilayah Sibolga, Tapanuli, hingga Samosir. Pasokan tersebut tidak hanya untuk mobilitas warga, tetapi juga mendukung operasional kendaraan pengangkut bantuan kemanusiaan ke daerah terdampak bencana.
Stabilnya stok BBM di wilayah Siantar menjadi jaminan keamanan bagi para wisatawan yang hendak merayakan pergantian tahun di kawasan Danau Toba. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan bakar selama melakukan perjalanan wisata.
Selain ke wilayah pegunungan, KAI juga memastikan keandalan distribusi ke arah pesisir melalui pengoperasian KA angkutan BBM menuju Stasiun Kisaran guna melayani kebutuhan energi di Kabupaten Asahan, Batu Bara, hingga Kota Tanjungbalai.
Ketangguhan layanan logistik KAI Divre I Sumut tercermin dari angka pertumbuhan tahunan. Hingga penghujung tahun 2025, tercatat KAI telah mengangkut total 322.215 ton BBM. Angka ini tumbuh 6,9 persen dibandingkan program angkutan yang dicanangkan di awal tahun sebesar 302.490 ton.
Anwar menegaskan bahwa seluruh jajaran KAI terus bersiaga untuk menjaga ketepatan waktu distribusi di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat.
"Masyarakat Sumut yang akan merayakan pergantian tahun atau berlibur tidak perlu khawatir. KAI Divre I Sumut berkomitmen penuh menjaga distribusi BBM tetap lancar dan tepat waktu, sehingga ketersediaan energi di SPBU tetap terjaga selama masa libur panjang ini," ucapnya. (hm20)






















