Dapur Rumah Warga di Batu Bara Terbakar, Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar

Petugas Damkar masih menyemprotkan air untuk proses pendinginan. (Foto: Polsek Indra Pura/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID (5/9/2026) – Dapur rumah Joko Santoso (44), warga Lingkungan III, Kelurahan Indra Pura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, terbakar pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang kemudian membakar bantal dan merembet ke sejumlah barang mudah terbakar lainnya.
Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang tiba tidak lama kemudian berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet ke bagian depan rumah maupun bangunan milik warga lainnya.
Kapolsek Indra Pura, AKP Rahmat Hutagaol, yang turun langsung ke lokasi mengatakan Joko Santoso sedang tidur di dipan yang berada di dapur.
Karena banyak nyamuk, sebelum tidur korban menyalakan obat nyamuk bakar. Namun, tanpa sepengetahuannya, bantal diduga terjatuh ke arah obat nyamuk tersebut hingga perlahan terbakar.
Api kemudian merembet ke karton bekas dan sejumlah barang lainnya. Begitu mencium bau asap, korban merasa sesak dan spontan terbangun. Saat itu, api sudah mulai membesar. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan warga.
Warga yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api. Warga lainnya menghubungi petugas Damkar yang tiba sekitar setengah jam kemudian.
Petugas Damkar berhasil memadamkan api sekitar satu jam kemudian sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya. Meski demikian, seluruh barang yang berada di dapur, seperti peralatan memasak hingga becak, hangus terbakar. Rangka dan atap seng bangunan dapur juga turut terbakar.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memasang garis polisi, meminta keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti terkait kebakaran.
Rahmat Hutagaol menjelaskan, hingga kini belum diketahui nilai kerugian akibat kebakaran tersebut. Namun, tidak ada korban jiwa maupun korban yang mengalami luka bakar dalam peristiwa itu.
Meski keterangan awal menyebut kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan Tim Inafis Satreskrim Polres Batu Bara.
“Saya imbau agar warga selalu berhati-hati saat menggunakan sumber api di dalam rumah, seperti obat nyamuk bakar. Tolong dipastikan benda-benda yang mudah terbakar berada jauh dari sumber api,” tutup Rahmat.





























