Kloter 16 Tiba di Medan, Wamen Haji: Buah Tangan Paling Esensial Adalah Haji Mabrur

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak didampingi Ketua PPIH Debarkasi Medan Zulkifli Sitorus saat menyapa dan berdialog langsung dengan jemaah haji Kloter 16 di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan. (Foto: Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara)
Medan, MISTAR.ID
Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyambut langsung kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 16 Debarkasi Medan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Sabtu (20/6/2026).
Dahnil mengingatkan buah tangan paling esensial yang dibawa pulang dari Tanah Suci bukanlah materi melainkan predikat haji mabrur dan hajah mabrurah yang tercermin lewat transformasi kesalehan sosial di masyarakat.
Dahnil menyampaikan pesan khusus titipan dari Presiden Prabowo Subianto yang mengapresiasi tingginya tingkat kedisiplinan jemaah haji asal Indonesia selama berada di Arab Saudi.
"Kurma akan habis, cokelat akan habis, sajadah akan usang. Namun ada satu oleh-oleh yang tidak akan pernah habis, yaitu haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah. Mudah-mudahan setelah pulang ke rumah, salat semakin baik, sedekah semakin banyak, dan akhlak semakin mulia," kata Dahnil di hadapan jemaah.
Sebagai bentuk evaluasi berkala, Dahnil secara terbuka menyampaikan permohonan maaf andai selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi masih terdapat celah pelayanan yang belum memuaskan.
Ia berjanji seluruh masukan dari jemaah Kloter 16 akan dijadikan komparasi primer untuk membenahi musim haji tahun berikutnya.
Dalam sesi wawancara bersama awak media, Dahnil membeberkan indikator keberhasilan penanganan medis jemaah haji Indonesia pada tahun 1447 H/2026 M ini.
Berdasarkan data komprehensif, angka mortalitas (kematian) jemaah musim ini mengalami penurunan yang sangat signifikan.
"Tahun lalu angka kematian jemaah hampir mencapai 500 orang, sedangkan tahun ini berada pada kisaran 300 orang. Ini merupakan perkembangan medis yang baik, namun ke depan kami ingin angka tersebut terus ditekan melalui penguatan layanan kesehatan dan pembinaan kebugaran jemaah sejak sebelum keberangkatan," ucap Dahnil.
Mengingat 95 persen instrumen ibadah haji menguras ketahanan fisik, kementerian terkait kini sedang merumuskan regulasi baru berupa program manasik kesehatan berkala demi mendongkrak ketahanan fisik calon jemaah sebelum terbang ke Tanah Suci.
Merespons kunjungan kerja tersebut, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut sekaligus Ketua PPIH Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengapresiasi atensi penuh yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada jemaah asal Sumatera Utara.
"Kehadiran Wamenag memberikan semangat bagi seluruh petugas. Arahan dan evaluasi yang disampaikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Insya Allah seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam mewujudkan pelayanan haji yang semakin baik dan profesional," ujar Zulkifli, Minggu (21/6/2026).
Pada momentum penyambutan tersebut, Wamen Haji dan Umrah turut menyematkan selempang penghargaan kepada Ketua Kloter 16 Alfian Baharuddin dan Dokter Kloter Nurudz Dzakiyah Nasution atas integritas pelayanan mereka selama bertugas. (hm20)
BERITA TERPOPULER





















