Saturday, June 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Bibir Sungai Terancam Longsor, Rico Waas Janji Segera Koordinasi dengan BWS

Mistar.idSabtu, 20 Juni 2026 18.03
journalist-avatar-top
bibir_sungai_terancam_longsor_rico_waas_janji_segera_koordinasi_dengan_bws

Rico Waas saat meninjau ke lokasi rawan longsor usai mendengar keluhan masyarakat di Kecamatan Medan Barat (foto:Diskominfo Medan/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Bibir sungai yang terancam longsor dan berdampak ke rumahnya menjadi keluhan yang disampaikan Kolonel (Purn) Hermansyah saat hadir dalam Sapa Warga yang digelar Pemko Medan di Jalan Karya II, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (20/6/2026).

Hermansyah mengatakan, erosi air mengakibatkan daratan kian terkikis dan bisa mengakibatkan longsor kapan saja.

“Mohon perhatiannya pak untuk segera diperbaiki. Di sana juga ada kabel menjuntai, sangat bahaya pak bisa meninggal kalau tersentuh orang,” keluhnya.

Mendengar itu, Wali Kota Medan Rico Waas mengaku sudah menurunkan Dinas SDABMBK ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Setelah saya cek, perbaikan memang harus segera dilakukan. Secepatnya kami surati BWS secara resmi agar segera ditangani, karena itu kewenangan mereka BWS. Untuk kabel, akan kita koordinasikan dengan instansi terkait untuk ditata lebih rapi,” janji Rico.

Keluhan lainnya disampaikan Arifin yang mengaku sangat trauma atas banjir besar yang terjadi pada 27 November 2025 lalu.

“Seumur hidup saya, baru kali ini ada banjir sedada orang dewasa. Trauma saya. Mohon pak ada solusi konkret agar kejadian serupa tidak terulang,” pintanya.

Menjawab itu, Rico Waas menjelaskan bahwa banjir hebat yang terjadi beberapa waktu lalu tidak terlepas dari cuaca ekstrem.

“Meski begitu, kami tetap berupaya memperbaiki semua saluran drainase agar debit air yang ada bisa ditampung. Begitu juga dengan normalisasi sungai, saat ini kami terus berkoordinasi ke Pemerintah Pusat agar bisa segera dilakukan,” katanya.

Seiring dengan upaya yang dilakukan, Rico juga mengimbau masyarakat agar bisa menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke saluran drainase maupun sungai.

“Mirisnya kita mendapati sampah-sampah seperti kulkas, tempat tidur, sofa hingga plastik-plastik di aliran sungai. Untuk itu, saya mengharapkan kerja sama masyarakat juga untuk menjaga kebersihan. Dengan begitu upaya yang kami lakukan dalam penanganan banjir tidak sia-sia,” pesannya. (*)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN