32.1 C
New York
Thursday, July 18, 2024

Kembangkan Literasi, 12 Sekolah Swasta dan 8 Rekoris Perseorangan di Sumut Dapat Penghargaan

Medan, MISTAR.ID

Balai Anugerah Literasi Indonesia (BALIN) memberikan penghargaan Adisatya Literasi kepada 12 satuan pendidikan swasta dan 8 rekoris perseorangan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Pemberian penghargaan ini dilaksanakan di Pusat Kuliner Tradisional Pasar Kamu Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

Direktur BALIN, Abdul Firman, menjelaskan bahwa Adisatya Literasi diberikan kepada mereka yang telah berkontribusi mengembangkan keenam literasi dasar di tempat masing-masing. Firman menyatakan rasa penghargaan BALIN terhadap mereka yang menjadi elemen bangsa dalam pembangunan literasi Indonesia.

“Kepada mereka, kami beri penghargaan Adisatya Literasi dan kami abadikan kontribusi mereka dalam Album Prestasi Literasi Indonesia,” ungkap Firman saat ditemui di Medan, Senin (4/3/24).

Baca juga:Tantangan Literasi, Masyarakat Terjebak Informasi Hoax di Era Medsos

Adapun 12 satuan pendidikan swasta yang menerima penghargaan Adisatya Literasi antara lain, SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Aek Kanopan, SMP Al Washliyah 40 Tinokkah, Yayasan Pendidikan Al Habib Melati, SMK Citra Bangsa Al-Ittihad Aek Nabara, dan MIS Al-Inska Melati.

Selanjutnya, MTs Al Washliyah 40 Tinokkah, MTs Al Washliyah 44 Sei Rampah, MTs Al Washliyah Pulau Gambar, MTs Al Washliyah 16 Perbaungan, MTs Al Washliyah Wonosari, MTs Al-Inska, dan MAS Al Washliyah 12 Perbaungan. Mereka diakui oleh BALIN sebagai satuan pendidikan swasta yang berhasil melaksanakan program literasi sekolah.

Sementara itu, 8 rekoris perseorangan yang meraih penghargaan Adisatya Literasi antara lain Kresno Broto (Kepala SMK Citra Bangsa Al-Ittihad Aek Nabara), Yuhani (Kepala MTs Al Washliyah 44 Sei Rampah), Erwin Pidi (Kepala MTs Al Washliyah 16 Perbaungan), Mukhlis (Kepala MTs Al-Inska), dan Achirani (Kepala MIS Al-Inska).

Baca juga: Paguyuban Ki Onggo Pati Raih Adisatya Literasi

Para rekoris perseorangan lainnya termasuk Rusman, penggiat media sosial yang berkontribusi pada literasi kewargaan melalui siaran edukasi perawatan tanaman bougenville. Wahidin Purba (Guru MAN 2 Deli Serdang) juga mendapatkan penghargaan sebagai guru bahasa Inggris yang mengintegrasikan literasi dalam pembelajaran di kelas. Selanjutnya, Muhammad Zen Ajrai diakui sebagai pelestari bahasa ibu (bahasa Bilah Panai).

Acara penyerahan piagam Adisatya Literasi melibatkan pesohor Sumut seperti Soekirman, Iswan Kaputra, dan Zahrin Piliang. Hadir pula sejumlah petinggi dan staf BALIN, termasuk Dewan Pengawas Dedi Sofyan dan Lahuddin Nur Harahap, serta Senior Manager BALIN Ardy Lubis dan Staf Muhammad Wargunawan. (hutajulu/hm17)

Related Articles

Latest Articles