Tuesday, June 9, 2026
home_banner_first
MEDAN

Digitalisasi Tiket KAI Sumut Tembus 80 Persen, Aplikasi Access by KAI Paling Diminati

Mistar.idSelasa, 9 Juni 2026 18.25
EH
AA
digitalisasi_tiket_kai_sumut_tembus_80_persen_aplikasi_access_by_kai_paling_diminati

Calon penumpang saat melakukan transaksi pembelian dan cetak tiket secara mandiri menggunakan mesin tiket box di area stasiun kereta api Medan. (Foto: KAI Divre I Sumut)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) mencatat lompatan besar dalam transformasi digital layanan penumpang.

Sepanjang caturwulan pertama hingga memasuki pertengahan tahun ini, mayoritas masyarakat komuter dan pengguna jasa kereta api di Sumut dilaporkan beralih menggunakan kanal digital untuk mendapatkan tiket perjalanan.

Data operasional periode Januari hingga Mei 2026 menunjukkan, dari total 1.145.548 penumpang yang bepergian menggunakan kereta api di wilayah Divre I Sumut, sebanyak 923.110 orang atau sekitar 80 persen di antaranya memilih bertransaksi melalui digital.

Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan perluasan ekosistem digital ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat pelayanan serta memberikan kemudahan akses bagi pelanggan kapan saja dan di mana saja.

Anwar memaparkan, penetrasi digitalisasi yang dihadirkan KAI sukses memanjakan masyarakat dengan berbagai pilihan pembelian tiket yang praktis dan efisien. Aplikasi mobile resmi milik perusahaan pelat merah ini menjadi mesin penggerak utama.

Dari total pengguna ekosistem digital, sebanyak 913.534 pelanggan bertransaksi melalui aplikasi Access by KAI. Selanjutnya, situs resmi booking.kai.id mencatatkan penggunaan oleh 3.537 penumpang, dan optimalisasi fasilitas mandiri tiket box di area stasiun dimanfaatkan oleh 6.039 pelanggan.

"Sebagai bentuk digitalisasi langsung di area stasiun, KAI telah menghadirkan fasilitas tiket box di 28 stasiun yang melayani perjalanan pelanggan di wilayah Divre I Sumatera Utara. Melalui mesin tiket box, pelanggan yang berada di stasiun dapat melakukan pembelian tiket secara mandiri dengan proses yang jauh lebih cepat tanpa perlu mengantre lama di loket," kata Anwar, Selasa (9/6/2026).

Menariknya, kehadiran mesin tiket box ini juga dirancang sebagai solusi efektif bagi penumpang yang belum mengunduh aplikasi di ponsel.

Tidak hanya melayani cetak tiket mandiri (boarding pass), mesin ini juga dilengkapi dengan menu reschedule (perubahan jadwal) dan pembatalan tiket secara mandiri.

Meski arus digitalisasi sudah mendominasi mobilitas masyarakat, KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk tidak meninggalkan layanan konvensional.

Langkah ini diambil demi menjaga prinsip keadilan akses bagi seluruh lapisan konsumen, terutama lansia atau warga yang belum fasih teknologi.

Hingga saat ini, KAI Divre I Sumut masih menyediakan layanan loket penjualan tiket secara tatap muka yang tersebar di 15 stasiun strategis, mulai dari stasiun lintas Medan hingga Siantar, Tanjungbalai, dan Rantauprapat.

Loket konvensional ini melayani penjualan langsung maupun pembelian tiket go-show paling lambat 3 jam sebelum keberangkatan.

"Masih adanya petugas di loket stasiun, berdampingan dengan masifnya penggunaan aplikasi Access by KAI serta fasilitas tiket box, adalah bukti nyata komitmen kami terhadap inklusivitas" ucapnya.

KAI memastikan bahwa modernisasi teknologi tidak akan mengeliminasi akses bagi siapa pun. Seluruh kalangan masyarakat tetap dapat menikmati layanan kereta api dengan standar kenyamanan yang sama. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN