Dewan Minta Kebutuhan Sekolah Diberikan Merata, Rajudin: Jangan Bertumpu di Satu Tempat

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala, saat menyampaikan rekomendasi LKPJ TA 2025 dalam Rapat Paripurna (foto: Rahmad/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan harus mampu mengidentifikasi kebutuhan jumlah sekolah tingkat dasar dan menengah agar lebih merata dan tidak bertumpu di suatu tempat.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala, dalam rapat paripurna rekomendasi Dewan ke Wali Kota terhadap Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPJ) TA 2025 yang digelar di gedung dewan, Selasa (28/4/2026).
“Anggaran belanja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TA 2025 sebesar Rp1,4 triliun lebih namun realisasinya Rp1,2 triliun lebih atau 85,62%. Dengan realisasi tersebut, kita harap kebutuhan diberikan secara merata,” ujar Rajudin.
Rajudin juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan untuk memberikan apresiasi dan memfasilitasi bantuan kepada pelajar berprestasi (beasiswa).
“Program prioritas Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk pelajar sekolah tingkat dasar dan menengah pertama harus dilakukan sesuai data serta tepat sasaran. Siswa berprestasi dan bantuan akan menjadi fokus kita ke depan,” katanya.
Dalam memajukan dunia pendidikan, Rajudin juga mendorong Dinas Pendidikan untuk menempatkan Kepala Sekolah SD dan SMP yang defenitif.
“Jika ada pejabat definitif, maka semua program akan berjalan dengan baik. Sebab tujuan kita untuk memperbaiki dunia pendidikan, tentu harus ada pejabat yang bisa mengambil keputusan di tingkat sekolah sekaligus menjadi penerjemah Pemko Medan,” tuturnya.
Politisi PKS ini juga berharap penyelenggaraan regrouping Sekolah Dasar bisa dituntaskan secepat mungkin.
“Cagar Budaya di Kota Medan juga harus diperhatikan dan ditingkatkan,” ucapnya.
Hadir dalam rapat paripurna, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen serta Wakilnya Rajudin Sagala dan Hadi Suhendra. Hadir juga Plt Sekwan DPRD Medan Erisda Hutasoit serta anggota dewan lainnya.
BERITA TERPOPULER















