Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Dana Rekonstruksi Bencana Minim, DPRD Sumut: Pusat Jangan Abai

Mistar.idKamis, 5 Maret 2026 pukul 15.53 WIB
dana_rekonstruksi_bencana_minim_dprd_sumut_pusat_jangan_abai

Anggota Komisi A DPRD Sumut, Berkat Kurniawan Laoli saat diwawancarai. (Foto: Ari/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Anggota Komisi A (Bidang Pemerintahan) sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD Sumatera Utara (Sumut), Berkat Kurniawan Laoli, menyoroti minimnya realisasi anggaran rekonstruksi bencana alam dari pemerintah pusat untuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumut membutuhkan anggaran sekitar Rp30 triliun untuk merekonstruksi berbagai infrastruktur dan fasilitas yang terdampak bencana alam. Namun, dana yang dikucurkan pemerintah pusat disebut hanya sekitar Rp2 triliun.

“Kebutuhan kita Rp30 triliun untuk rekonstruksi pascabencana. Tapi yang diberikan hanya Rp2 triliun. Ini tentu sangat jauh dari harapan,” ujar politisi NasDem itu pada Mistar, Kamis (5/3/2026).

Ia menilai, kondisi tersebut seakan menjadi kurangnya keseriusan pemerintah pusat dalam merespons kebutuhan daerah, khususnya dalam penanganan pascabencana yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Ia turut mengajak para anggota DPR dan DPD asal Sumut untuk tidak tinggal diam. Ia meminta seluruh perwakilan Sumut di tingkat pusat ikut memperjuangkan tambahan anggaran demi percepatan pemulihan daerah.

“Anggota DPR RI dan DPD RI asal Sumut jangan diam. Ayo dukung Gubernur untuk memperjuangkan hak masyarakat Sumut,” katanya.

Ia menyatakan dukungannya terhadap langkah dan sikap Gubernur Sumut dalam memperjuangkan tambahan anggaran dari pusat. Menurutnya, selama ini daerah kerap diminta menyajikan data kebutuhan secara detail, namun setelah data disampaikan, respons yang diterima dinilai tidak maksimal.

“Sering kali daerah diminta menyajikan data, tapi setelah itu tidak ditindaklanjuti dengan serius. Jangan kasih kendor, Pak Gubernur. Rakyat Sumut bersama Anda,” tuturnya mendukung Bobby Nasution.

Ia menekankan, pernyataannya ini merupakan bagian dari dorongan agar sinergi antara pemerintah daerah dan pusat benar-benar berjalan efektif, khususnya dalam penanganan bencana yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Dengan semangat Sumut Kolaborasi, Sumut Berkah, kita berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersatu memperjuangkan kepentingan daerah demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN