Bobby Nasution Pastikan Kerusakan Pascabencana di Tapteng Segera Dibenahi Pemerintah

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bersama Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, saat meninjau Posko Pengungsian Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. (Foto: Diskominfo Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kerusakan akibat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah akan segera dibenahi pemerintah, khususnya di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, yang merupakan titik paling terdampak.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat meninjau dan menemui masyarakat Hutanabolon pada Jumat (26/12/2025). Hal itu disampaikannya karena Kelurahan Hutanabolon sempat terisolasi akibat terputusnya akses jalan yang tertimbun lumpur, kayu, serta batu besar selama hampir dua pekan.
“Rumah-rumah inang rusak ringan, sedang, berat, hingga hilang akan diganti oleh Bapak Presiden. Jumlahnya nanti kita coba lebih banyak lagi. Rusak ringan diberi Rp15 juta per rumah, rusak sedang Rp30 juta, rusak berat Rp60 juta. Untuk rumah dan tanah yang hilang akan disiapkan rumah layak huni, termasuk infrastruktur dan juga fasilitas umum akan kita perbaiki,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Mistar, Sabtu (27/12/2025).
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, saat ini pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Tapanuli Tengah sedang berlangsung di Kecamatan Pinangsori sebanyak 118 unit. Ia berharap lokasi yang ditentukan untuk pembangunan hunian tetap korban di Hutanabolon aman dari ancaman bencana.
“Lokasinya diserahkan kepada Pak Bupati, tetapi yang pasti jauh dari bencana, aman dari longsor, aman dari banjir, dan layak dihuni,” kata Bobby Nasution yang didampingi Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu.
Pada momentum pertemuan dengan warga tersebut, Bobby Nasution juga menyerahkan bantuan logistik, hadiah Natal untuk anak-anak di Hutanabolon, serta bantuan untuk posko pengungsian di Masjid Al-Huda. Dengan kehadirannya, ia berharap dapat sedikit mengobati kesedihan para korban banjir dan longsor.
Baca Juga: Bupati Masinton Terbitkan Surat Edaran Tentang Pemanfaatan Sampah Kayu Pascabencana di Tapteng
“Ini ketiga kalinya saya ke sini, dan perbedaannya sangat jauh. Akses jalan, permukiman, dan fasilitas umum yang mulai membaik sangat luar biasa. TNI, Polri, dan masyarakat semuanya bekerja sama untuk pemulihan bencana. Saya harap apa yang sudah dilakukan pemerintah dan Pak Bupati bisa menjadi sedikit pengobat hati,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Hutanabolon, Irma Tanjung, mengaku sudah satu bulan tinggal di pengungsian karena rumahnya telah hilang tersapu longsor dan tertimbun lumpur. Ia berharap relokasi hunian tetap korban bencana tidak terlalu jauh dari lokasi rumahnya semula.
“Rumah saya sudah hilang, sudah tersapu longsor dan tertimbun lumpur. Kalau ditanya pun saya sudah tidak bisa memastikan persis di mana lokasinya. Lagi pula di area dekat rumah kami banyak batu besar, bagaimana membersihkannya. Tapi kalau pun direlokasi, jangan terlalu jauh dari sini,” kata Irma. (hm25)
BERITA TERPOPULER


















