Harga Cabai Rawit Hijau Melonjak Rp15 Ribu per Kilogram di Pangururan

Aktivitas di Pasar Pangururan, Rabu (22/7/2026). (Foto: Pangihutan/Mistar)
Samosir, MISTAR.ID - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pangururan, Kabupaten Samosir, mengalami fluktuasi berdasarkan hasil pemantauan periode 22 Juli 2026. Kenaikan harga paling signifikan terjadi pada cabai rawit hijau, sementara beberapa komoditas lain mengalami penurunan dan sebagian besar masih bertahan stabil.
Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Samosir menunjukkan harga cabai rawit hijau naik dari Rp40.000 per kilogram pada 15 Juli menjadi Rp55.000 per kilogram pada 22 Juli 2026. Kenaikan sebesar Rp15.000 per kilogram tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas lainnya pada periode pemantauan kali ini.
Selain cabai rawit hijau, daging ayam broiler juga mengalami kenaikan harga. Dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram, harga ayam broiler naik menjadi Rp44.000 per kilogram atau bertambah Rp4.000 per kilogram.
Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, beberapa bahan pokok justru mengalami penurunan harga. Bawang putih turun dari Rp40.000 per kilogram menjadi Rp35.000 per kilogram, atau berkurang Rp5.000 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada bawang merah lokal yang sebelumnya dijual seharga Rp32.000 per kilogram dan kini menjadi Rp30.000 per kilogram, atau turun Rp2.000 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas tercatat tidak mengalami perubahan harga dibandingkan pekan sebelumnya. Di antaranya telur ayam ras Rp26.666 per kilogram, telur ayam kampung Rp60.000 per kilogram, tahu mentah Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp19.000 per kilogram, beras premium Rp16.000 per kilogram, beras medium Rp15.000 per kilogram, ikan tongkol Rp50.000 per kilogram, ikan teri Rp90.000 per kilogram, ikan kembung Rp55.000 per kilogram, dan bawang merah impor Rp32.000 per kilogram.
Komoditas lain yang juga terpantau stabil yakni tepung terigu protein sedang Rp15.000 per kilogram, tepung terigu protein rendah Rp10.000 per kilogram, tempe Rp15.000 per kilogram, minyak goreng premium Rp25.000 per liter, Minyakita Rp16.000 per liter, jeruk lokal Rp20.000 per kilogram, jagung pipilan kering Rp8.000 per kilogram, garam beryodium halus Rp16.000 per kilogram, serta daging ayam kampung Rp90.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Samosir, Dermawan Sinaga, mengatakan kenaikan harga cabai rawit hijau dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari sentra produksi akibat faktor cuaca yang kurang mendukung dalam beberapa pekan terakhir.
"Produksi cabai dari petani mengalami penurunan karena curah hujan dan kondisi cuaca yang tidak menentu. Di sisi lain, permintaan masyarakat masih cukup tinggi sehingga harga mengalami kenaikan," ujar Dermawan, Rabu (22/7/2026).
Meski terjadi kenaikan pada beberapa komoditas, Dermawan memastikan kondisi ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Samosir masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan harga secara berkala untuk mengantisipasi lonjakan yang lebih tinggi.
"Kami terus berkoordinasi dengan pedagang, distributor, dan instansi terkait untuk memastikan pasokan tetap lancar. Sampai saat ini stok kebutuhan pokok masih tersedia dan belum ada indikasi kelangkaan," katanya.
Dermawan menambahkan harga cabai rawit hijau yang saat ini berada di angka Rp55.000 per kilogram masih berada dalam rentang harga yang dapat dikendalikan. Ia juga mengatakan akan terus melakukan monitoring guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
"Pemantauan pasar rutin kami lakukan setiap minggu. Jika terjadi gejolak harga yang cukup tinggi, pemerintah akan mengambil langkah-langkah koordinatif agar distribusi tetap lancar dan harga dapat kembali stabil," tuturnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Langkah Pemerintah Menjaga Defisit APBN

























