Wednesday, July 22, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Kebutuhan Pokok di Medan Bergejolak, Tomat dan Ayam Kompak Naik

Mistar.idSelasa, 21 Juli 2026 pukul 19.39 WIB
harga_kebutuhan_pokok_di_medan_bergejolak_tomat_dan_ayam_kompak_naik

Pedagang kebutuhan pokok di Pasar Petisah. (foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Harga sejumlah bahan pokok di Kota Medan menunjukkan gejolak. Berdasarkan pantauan, harga komoditas fluktuatif dibarengi oleh komoditas sayuran dan protein hewani.

Di Pasar Petisah, bawang merah naik menjadi Rp30.000 sebelumnya Rp29.000 per kg, bawang putih naik tajam menjadi Rp39.000 sebelumnya Rp35.000 per kg. Namun, cabai merah stabil di Rp31.000 per kg dan cabai rawit turun menjadi Rp68.000 sebelumnya Rp70.000 per kg.

Sementara di Pasar Kampung Lalang, cabai rawit naik menjadi Rp60.000 sebelumnya Rp57.000 per kg, cabai merah naik jadi Rp31.000 sebelumnya Rp30.000 per kg. Bawang merah turun menjadi Rp31.000 sebelumnya Rp32.000 per kg, dan bawang putih stabil tinggi di Rp43.000 per kg.

Menanggapi fluktuasi ini, Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, menjelaskan kenaikan kebutuhan pokok awal pekan adalah siklus wajar karena selesai libur akhir pekan pasokan menipis.

"Harga ada kemungkinan turun lagi, seimbangnya Rabu atau Kamis. Kenaikan ini adalah dinamika akibat pasoka yang minim," katanya, Selasa (21/7/2026).

Selain cabai dan bawang, Gunawan juga menyoroti kenaikan harga komoditas tomat. Tomat mengalami kenaikan 40 persen menjadi Rp14.000, padahal sebelumnya di harga Rp10.000 per kg.

Bukan hanya bumbu dapur dan sayuran, harga daging dan telur ayam di Kota Medan juga kompak mengalami kenaikan.

"Jumat 17 Juli, harga daging ayam di Mexan rata-rata Rp33.200 per kg, hari ini rata-rata Rp35.000 per kg. Harga telur ayam juga naik Rp100 per butir dibanding pekan lalu," ucapnya.

Gunawan menilai harga komoditas unggas yang naik ini dikarenakan momen dan daya beli masyarakat yang meningkat dalam jangka waktu pendek.

"Kenaikan harga daging ayam dan telur dipicu demand yang tinggi setelah libur panjang dan bulan Muharram. Harga keduanya akan bertahan sebentar, dengan potensi naik meski terbatas," tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN