Sunday, September 6, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Permukiman Warga Bandar Lampung

Mistar.idMinggu, 6 September 2026 pukul 10.02 WIB
abu_vulkanik_anak_krakatau_selimuti_permukiman_warga_bandar_lampung

Beberapa kendaraan yang terparkir di Bandar Lampung terlihat diselimuti abu vulkanik. (Foto: CNBC Indonesia/Tri Susilo)

news_banner

Bandar Lampung, MISTAR.ID - Permukiman warga di Bandar Lampung diselimuti abu vulkanik tebal dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Sabtu (5/9/2026).

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga menunda aktivitas di luar rumah dan memilih membersihkan debu vulkanik yang menempel di kendaraan maupun lingkungan tempat tinggal mereka.

Iman, 40 tahun, warga Bandar Lampung, mengatakan dirinya batal melakukan jogging seperti biasanya pada Minggu pagi karena harus membersihkan debu vulkanik yang menutupi mobilnya.

“Biasanya Minggu pagi saya jogging. Tapi hari ini harus bersihkan mobil dulu karena debunya masih tebal,” kata Iman, Minggu (6/9/2026), dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, debu yang menempel di kendaraan cukup tebal sehingga harus segera dibersihkan sebelum mobil kembali digunakan.

“Dapat info, harus hati-hati bersihkan debunya, takut baret mobilnya, langsung dibersihkan jangan tunggu kering,” katanya.

Hal serupa dilakukan Banu, 36 tahun. Ia mengaku langsung membersihkan teras rumahnya begitu bangun tidur karena banyak debu vulkanik yang menempel.

“Bangun tidur langsung bersih-bersih teras. Debunya banyak,” ujar Banu.

Sementara itu, Aditiya, 40 tahun, mengatakan debu vulkanik masih terlihat di sekitar rumahnya pada Minggu pagi, meski sebelumnya telah dibersihkan pada Sabtu malam.

“Saya kira setelah dibersihkan Sabtu malam sudah selesai. Tapi pagi ini debunya masih ada lagi,” kata Aditiya.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih menunda aktivitas di luar rumah. Warga memanfaatkan Minggu pagi untuk kembali membersihkan sisa debu vulkanik yang menempel di rumah dan lingkungan sekitar.

Abu vulkanik tersebut merupakan dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (hm25/Kompas.com)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN