Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

BMKG Pastikan Cuaca Terik di Medan Tak Ekstrem, Potensi Hujan Pekan Ini

Mistar.idSelasa, 27 Januari 2026 pukul 19.16 WIB
bmkg_pastikan_cuaca_terik_di_medan_tak_ekstrem_potensi_hujan_pekan_ini

Ilustrasi cuaca terik. (Foto: Pixabay)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Wilayah Kota Medan dan sekitarnya dilanda cuaca terik dalam beberapa hari terakhir hingga hari ini, Selasa (27/1/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi cuaca terik tersebut tidak tergolong ekstrem.

“Tidak ekstrem. Namun, pada pekan ini terdapat potensi hujan karena energi atmosfer sudah terkumpul selama periode cuaca panas ini,” kata Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Putri Rizki Afriza, saat dikonfirmasi Mistar melalui sambungan telepon seluler.

Putri menjelaskan, cuaca terik dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya minimnya tutupan awan akibat terbatasnya pertumbuhan awan hujan (konvektif) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) bagian timur.

“Cuaca terik dipengaruhi oleh minimnya tutupan awan karena terbatasnya pertumbuhan awan konvektif di wilayah Sumut bagian timur. Kondisi ini menyebabkan radiasi matahari dapat mencapai permukaan bumi secara maksimal tanpa adanya penghalang awan yang signifikan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Putri, dominasi massa udara yang relatif kering pada lapisan bawah atmosfer turut menjadi pemicu cuaca terik karena kondisi tersebut menghambat proses pembentukan awan hujan.

“Pola angin regional yang cenderung lemah juga menyebabkan proses sirkulasi dan distribusi panas di atmosfer tidak berlangsung optimal. Akibatnya, panas terakumulasi di wilayah daratan, khususnya di kawasan perkotaan,” katanya.

Ia menambahkan, intensitas penyinaran matahari di wilayah Kota Medan dan sekitarnya terpantau cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, terutama pada pagi hingga siang hari.

“Berdasarkan analisis kondisi meteorologi terkini, wilayah Kota Medan dan sekitarnya mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan dengan intensitas penyinaran matahari yang cukup tinggi, khususnya pada pagi hingga siang hari. Kondisi ini menyebabkan suhu udara maksimum meningkat sehingga cuaca dirasakan cukup terik oleh masyarakat,” tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN