Monday, June 29, 2026
home_banner_first
KULINER

Diguyur Hujan Deras, Warga Medan Tetap Antusias Antre Bubur Pedas Melayu Deli

Mistar.idSenin, 29 Juni 2026 pukul 21.13 WIB
diguyur_hujan_deras_warga_medan_tetap_antusias_antre_bubur_pedas_melayu_deli

Warga mulai mengantre untuk mendapatkan Bubur Pedas Melayu Deli di Lapangan Merdeka, Medan. (Foto: Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Meski diguyur hujan deras, antusiasme warga Kota Medan untuk mendapatkan Bubur Pedas Melayu Deli yang dimasak jebolan MasterChef Indonesia Season 12, Chef Azwar, tidak surut. Ratusan warga tetap mengantre di Lapangan Merdeka, Medan, Senin (29/6/2026).

Pantauan Mistar di lokasi menunjukkan sejak siang hari masyarakat mulai berdatangan dan memadati Lapangan Merdeka untuk menunggu pembagian bubur pedas yang dibagikan secara gratis menggunakan kupon.

Bahkan, banyak warga datang lebih awal demi memastikan bisa mencicipi kuliner khas Melayu tersebut. Tidak sedikit pula warga yang tidak memperoleh kupon, tetapi tetap bertahan untuk menyaksikan proses memasak bubur pedas.

Salah seorang warga Kampung Lalang, Dila (36), mengaku sengaja datang lebih awal setelah mengetahui informasi pembagian bubur pedas melalui media sosial.

"Kami dapat informasi dari media sosial kalau di sini ada pembagian bubur pedas gratis. Jadi kami datang karena belum pernah merasakan seperti apa bubur pedas itu," katanya kepada Mistar.

Keramaian semakin memuncak saat pembagian bubur dimulai. Namun, di tengah antusiasme warga, cuaca mendung berubah menjadi hujan deras yang sempat memicu kepanikan di lokasi. Dari barisan antrean terdengar teriakan warga yang mengingatkan hujan mulai turun.

"Sudah gerimis. Hujan deras," teriak sejumlah warga.

Panitia kemudian bergerak cepat memindahkan kuali-kuali besar berisi bubur pedas dari area terbuka ke dalam tenda agar proses pembagian tetap berlangsung. Pada saat yang sama, ratusan warga yang semula mengantre di luar ikut berlarian menuju tenda dan kembali membentuk antrean.

Warga Simpang Limun, Arya (56), mengaku bersyukur masih bisa menikmati bubur pedas meski harus berjuang mengantre di tengah hujan.

"Alhamdulillah. Paten lah. Medan is the best," katanya sambil tertawa dan membawa semangkuk bubur pedas serta sebotol minuman.

Sementara itu, warga lainnya, Leli, mengaku tidak mendapatkan kupon sehingga gagal mencicipi bubur pedas.

"Nggak tahu jam berapa dibagi kuponnya. Padahal ingin sekali merasakan. Tapi sepertinya sudah tidak ada kesempatan lagi," ujarnya.

Melihat antrean di dalam tenda semakin panjang, Leli memilih tidak ikut mengantre dan menikmati rangkaian kegiatan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) 2026 yang masih berlangsung di Lapangan Merdeka.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN