Ini Upaya Pencegahan Disbudpar agar Wisatawan Tidak Tenggelam di Danau Toba

Obyek wisata Desa Meat, lokasi peristiwa tenggelamnya salah satu wisatawan baru-baru ini. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Toba sangat menyayangkan peristiwa tenggelamnya wisatawan yang datang ke pantai Danau Toba di Desa Meat, Kecamatan Tampahan. Peristiwa tersebut telah terjadi dua kali dalam setahun, yakni sepanjang tahun 2026.
Sekretaris Disbudpar Toba, Tumpal Panjaitan, mengatakan pihaknya akan mengupayakan semaksimal mungkin agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di objek wisata yang ada di kabupaten tersebut.
Menurutnya, jika hal tersebut kembali terjadi, tentu akan berdampak terhadap kepercayaan pengunjung. Mereka dipastikan akan enggan kembali berkunjung. Dengan demikian, pemerintah dinilai gagal memberikan rasa nyaman bagi wisatawan.
"Sebab salah satu pelayanan yang harus diberikan kepada wisatawan adalah kenyamanan dan keamanan. Jika mereka tidak nyaman, tentu mereka akan meninggalkan objek wisata, dan hal tersebut tidak kita inginkan terjadi," ucap Tumpal, Senin (29/6/2026).
Tumpal menyampaikan, langkah yang akan dilakukan Disbudpar ke depan adalah melakukan sosialisasi kepada para pengelola wisata pantai di kabupaten ini agar pengelolaan pantai benar-benar diperhatikan, seperti penyediaan petugas penjagaan serta pemasangan petunjuk mengenai batas aman (zona) yang boleh dimasuki pengunjung.
"Kita juga akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toba dan Basarnas agar membuat garis batas di setiap objek wisata pantai di Danau Toba, kawasan Kabupaten Toba," ujarnya.
Atas peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba, khususnya Disbudpar Toba, turut prihatin atas tenggelamnya wisatawan di Desa Meat. Ke depan, pihaknya tidak ingin peristiwa serupa terulang kembali sehingga memberikan citra buruk terhadap destinasi wisata di daerah tersebut.
"Dalam waktu dekat, selain dilakukan sosialisasi, juga akan ada kolaborasi kerja sama dalam pengelolaan pelayanan keamanan wisata pantai di Toba, khususnya di Desa Meat," tuturnya. (hm25)




















