Monday, September 28, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Sering Duduk dengan Kaki Menyilang? Ini 4 Dampaknya bagi Otot, Tulang Belakang, dan Saraf

Mistar.idSelasa, 29 September 2026 pukul 07.00 WIB
sering_duduk_dengan_kaki_menyilang_ini_4_dampaknya_bagi_otot_tulang_belakang_dan_saraf

Ilustrasi duduk dengan kaki menyilang (Foto: AI)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Duduk dengan posisi kaki menyilang sering dianggap nyaman, bahkan menjadi kebiasaan bagi sebagian orang. Namun, posisi tersebut ternyata dapat memengaruhi distribusi beban tubuh jika dilakukan terlalu lama atau terlalu sering.

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSUD Bung Karno Surakarta, dr. Stephanie Indrawati Sugiarto, Sp. KFR, menjelaskan bahwa posisi duduk dengan kaki menyilang dapat membuat tekanan pada bagian bokong kanan dan kiri menjadi tidak merata.

Ketidakseimbangan tersebut kemudian dapat memengaruhi kerja otot hingga struktur tubuh lainnya.

Lantas, apa saja dampak yang mungkin muncul akibat kebiasaan duduk dengan kaki menyilang?

1. Beban Tubuh Tidak Merata

Ketika satu kaki diletakkan di atas kaki lainnya, posisi panggul dan bokong dapat berubah. Akibatnya, tekanan tubuh tidak lagi terbagi secara seimbang antara sisi kanan dan kiri.

Salah satu sisi bokong dapat menerima beban lebih besar dibandingkan sisi lainnya. Jika posisi ini dipertahankan dalam waktu lama, tubuh dapat mengalami ketidakseimbangan dalam menopang beban.

2. Otot Punggung Bisa Ikut Terpengaruh

Perubahan distribusi beban tidak hanya terjadi pada bagian bokong. Otot di sekitar punggung, khususnya punggung bagian bawah, juga dapat ikut terdampak.

Ketika sisi kanan dan kiri tubuh menerima tekanan berbeda, otot di kedua sisi dapat bekerja dengan beban yang tidak sama. Kondisi tersebut dapat membuat tubuh berusaha melakukan penyesuaian agar tetap berada dalam posisi seimbang.

3. Kontraksi Otot Menjadi Tidak Sama

Posisi tubuh yang tidak simetris dapat membuat sebagian otot berkontraksi lebih kuat, sementara otot di sisi lainnya mengalami peregangan.

Jika berlangsung terus-menerus, pola kerja otot yang tidak seimbang tersebut dapat memengaruhi kenyamanan tubuh dan postur saat duduk maupun bergerak.

Karena itu, mengubah posisi duduk secara berkala menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan, terutama bagi orang yang menghabiskan banyak waktu dalam posisi duduk.

4. Bisa Berdampak pada Otot, Persendian, dan Saraf

Dalam jangka panjang, ketidakseimbangan beban pada tubuh dapat memengaruhi kondisi otot dan struktur di sekitar tulang belakang.

Menurut dr. Stephanie, posisi yang terus-menerus tidak seimbang berpotensi membuat otot memendek. Kondisi pada area persendian juga dapat ikut terpengaruh dan dalam situasi tertentu dapat menyebabkan saraf tertekan.

Namun, dampak tersebut tidak berarti setiap orang yang duduk dengan kaki menyilang pasti akan mengalami masalah saraf. Risiko dan keluhan dapat berbeda pada setiap individu.

Biasakan Posisi Duduk Lebih Seimbang

Duduk dengan kaki menyilang sesekali tidak otomatis menyebabkan gangguan kesehatan. Yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan mempertahankan posisi yang sama dalam waktu lama.

Untuk menjaga kenyamanan tubuh, posisi duduk sebaiknya diubah secara berkala. Pastikan kedua sisi tubuh mendapatkan dukungan yang seimbang dan hindari mempertahankan satu posisi terlalu lama.

Jika muncul keluhan seperti nyeri punggung yang menetap, kesemutan, mati rasa, atau nyeri yang menjalar ke bagian tubuh lain, pemeriksaan oleh tenaga medis dapat dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN