Monday, June 22, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

RS Bertaraf Internasional di Medan Harus Fokus pada SDM dan Kebutuhan Masyarakat

Mistar.idSenin, 22 Juni 2026 pukul 13.16 WIB
journalist-avatar-top
BS
rs_bertaraf_internasional_di_medan_harus_fokus_pada_sdm_dan_kebutuhan_masyarakat

Pengamat Kesehatan Sumut, Destanul Aulia. (Foto: Berry/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tengah merencanakan pembangunan rumah sakit (RS) bertaraf internasional di Kota Medan guna meningkatkan pelayanan kesehatan modern bagi masyarakat.

Menanggapi rencana tersebut, Pengamat Kesehatan Sumut, Destanul Aulia, menilai ada sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian agar rumah sakit tersebut tidak hanya menjadi bangunan megah, tetapi juga mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Rumah sakit ini harus memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Sumut. Karena itu, perencanaannya harus berbasis pada kebutuhan kesehatan masyarakat," ujar Destanul kepada Mistar, Senin (22/6/2026).

Menurut akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU) itu, layanan unggulan yang dikembangkan sebaiknya menjawab tingginya beban penyakit di Sumut, seperti penyakit jantung, stroke, kanker, gangguan ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas.

Ia juga menegaskan bahwa aspek sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas sejak awal dalam proses pembangunan dan pengembangan rumah sakit bertaraf internasional tersebut.

"Pengalaman menunjukkan bahwa tantangan terbesar bukan membangun gedung atau membeli alat kesehatan, melainkan memastikan ketersediaan dokter spesialis, subspesialis, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya," katanya.

Selain tenaga medis, SDM pada sektor manajemen rumah sakit juga harus memiliki kemampuan mengelola layanan sesuai standar internasional. Tak kalah penting, proses transfer knowledge atau alih pengetahuan dan keterampilan harus menjadi bagian dari pengembangan rumah sakit tersebut.

Dalam perencanaannya, Destanul juga menyarankan agar rumah sakit itu dibangun dengan konsep smart hospital berbasis digital agar mampu bersaing dengan rumah sakit unggulan lainnya.

Menurutnya, daya saing rumah sakit ke depan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan alat kesehatan, tetapi juga kemudahan akses layanan, integrasi rekam medis elektronik, sistem antrean yang efisien, layanan telemedicine, serta pengambilan keputusan berbasis data.

"Dengan pendekatan tersebut, rumah sakit bertaraf internasional yang direncanakan dapat benar-benar menjadi pusat layanan kesehatan modern dan rujukan bagi masyarakat Sumatera Utara," ujarnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN