Ketahui Gejala dan Tanda Penyakit Ginjal Kronis pada Anak

Ilustrasi anak yang mengalami mual sebagai gejala penyakit ginjal kronis. (foto:alodokter/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, dr. Beatrix Siregar, Sp.A (K), M.Ked (PED), menjelaskan gejala dan tanda Penyakit Ginjal Kronis (PGK) pada anak. Gejala PGK dapat bervariasi tergantung penyakit yang mendasarinya, bahkan pada awalnya bisa tidak bergejala.
"Penyakit yang bisa mendasari PGK pada anak meliputi edema (pembengkakan), hipertensi, darah dalam urin, kelebihan protein dalam urin, dan kelainan kongenital, seperti gagal tumbuh, dehidrasi, maupun insufisiensi ginjal," ujar dr. Beatrix kepada MISTAR, Rabu (10/12/2025).
Lebih lanjut, dr. Beatrix menjelaskan bahwa PGK tahap awal sering tidak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, pengukuran tekanan darah dianjurkan pada anak usia 3 tahun ke atas setiap pemeriksaan medis, serta pemeriksaan protein urine dilakukan sebelum anak masuk sekolah dan saat remaja.
Gejala umum PGK biasanya muncul pada tahap empat dan lima, antara lain:
- Edema (pembengkakan kaki)
- Hipertensi
- Urin berbusa
- Peningkatan atau penurunan jumlah urin
- Darah dalam urin
- Dehidrasi.
- Kelebihan protein dalam urin
- Penurunan nafsu makan, mual, dan muntah
- Pucat, perawakan pendek, dan kelainan tulang.
Deteksi dini PGK dapat dilakukan dengan memperhatikan tanda-tanda berikut pada anak: edema, hipertensi, gagal tumbuh, perawakan pendek, mual, muntah, anoreksia, dan infeksi saluran kemih berulang. (hm27)



















