Monday, August 3, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

IDAI Siapkan Empat Pusat Pendidikan Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung di Indonesia

Mistar.idSenin, 3 Agustus 2026 pukul 15.25 WIB
idai_siapkan_empat_pusat_pendidikan_dokter_spesialis_anak_konsultan_jantung_di_indonesia_

Ilustrasi rumah sakit pendidikan untuk konsultan jantung anak di Indonesia (foto: GeminiAI/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A., Subsp.Kardio(K), mengatakan proses mencetak dokter spesialis anak konsultan jantung tidak dapat dilakukan secara instan.

Menurutnya, Indonesia masih membutuhkan sedikitnya 500 dokter spesialis anak konsultan jantung untuk menangani berbagai kasus penyakit jantung pada anak. Karena itu, IDAI telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna memenuhi kebutuhan tersebut.

"Salah satunya adalah menyusun konsep pengampuan. Kami akan memulainya melalui Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi IDAI agar pemerataan layanan bisa terwujud," ujar Piprim dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, program pengampuan bertujuan memperluas akses layanan kardiologi anak di berbagai daerah. Selain memanfaatkan sistem telemedisin, IDAI juga membuka kemungkinan menghadirkan program dokter terbang apabila diperlukan.

Dokter yang bertugas di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menegaskan, pemenuhan kebutuhan dokter konsultan jantung anak memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, institusi pendidikan, dan fasilitas kesehatan.

Menurut Piprim, dokter spesialis anak yang telah bertugas secara tetap di daerah menjadi prioritas untuk mengikuti pendidikan lanjutan sebagai dokter subspesialis kardiologi anak.

"Dokter spesialis anak yang sudah bertugas tetap di daerah itulah yang seharusnya dididik menjadi dokter subspesialis kardiologi anak," katanya.

Selain menjadi konsultan jantung anak, para dokter juga dapat mengikuti program fellowship untuk memperdalam penanganan penyakit jantung pada pasien anak.

IDAI pun mengajak seluruh cabang organisasi di berbagai daerah untuk mengirimkan anggotanya mengikuti pendidikan tersebut demi memperkuat layanan kesehatan anak di Indonesia.

Saat ini, IDAI telah menyiapkan empat pusat pendidikan dokter spesialis anak konsultan jantung, yakni di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Para peserta dapat memilih lokasi pendidikan yang paling sesuai untuk mendukung pengembangan kompetensinya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN