Monday, August 3, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Benarkah Minum Susu Sebelum Tidur Bisa Menaikkan Gula Darah?

Mistar.idSelasa, 4 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB
benarkah_minum_susu_sebelum_tidur_bisa_menaikkan_gula_darah

Susu sapi. (Foto: Freepik)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Minum segelas susu hangat sebelum tidur masih menjadi kebiasaan banyak orang. Sebagian meyakini cara ini dapat membantu tubuh lebih rileks. Sementara sebagian lainnya khawatir kebiasaan tersebut justru memicu kenaikan kadar gula darah, terutama pada malam hari.

Tubuh memiliki ritme sirkadian atau jam biologis yang mengatur berbagai fungsi, termasuk metabolisme glukosa. Pada pagi hingga siang hari, sensitivitas tubuh terhadap insulin cenderung lebih tinggi sehingga glukosa dari makanan lebih mudah dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Sebaliknya, memasuki malam hari sensitivitas insulin secara alami menurun. Akibatnya, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mengolah karbohidrat. Karena itu, respons gula darah setelah makan pada malam hari umumnya lebih tinggi dibandingkan pagi hari, terutama pada orang dengan diabetes, pradiabetes, atau resistensi insulin.

Temuan tersebut juga didukung penelitian yang dipublikasikan dalam Reviews in Endocrine and Metabolic Disorders pada 2023. Studi itu menunjukkan waktu makan memengaruhi respons metabolisme, di mana konsumsi makanan pada malam hari menghasilkan respons gula darah yang lebih tinggi akibat penurunan sensitivitas insulin sesuai ritme sirkadian.

Meski demikian, penelitian tersebut tidak menyimpulkan bahwa susu menjadi penyebab naiknya gula darah. Dilansir dari detikHealth, Selasa (4/8/2026), yang berpengaruh adalah cara tubuh memproses seluruh asupan makanan pada malam hari.

Susu memang mengandung laktosa, yaitu gula alami yang termasuk karbohidrat. Dalam satu gelas susu sapi berukuran sekitar 200–250 ml terdapat sekitar 10 hingga 12 gram karbohidrat.

Namun, susu juga kaya akan protein whey, kasein, dan lemak yang memperlambat pengosongan lambung. Kombinasi nutrisi tersebut membuat penyerapan glukosa berlangsung lebih bertahap sehingga kenaikan gula darah biasanya tidak secepat minuman yang mengandung gula tambahan.

Hingga kini, belum ada uji klinis maupun penelitian yang membuktikan bahwa minum susu pada malam hari secara langsung menyebabkan peningkatan kadar gula darah.

Faktor yang lebih menentukan adalah jenis makanan yang dikonsumsi, total asupan karbohidrat, kondisi metabolisme tubuh, serta pola makan secara keseluruhan, bukan semata-mata waktu minum susu.

Perhatikan Jenis Susu

Jika ingin mengonsumsi susu sebelum tidur, jenis susu menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Susu tanpa tambahan gula umumnya memiliki indeks glikemik yang relatif rendah sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.

Sebaliknya, susu berperisa seperti cokelat, stroberi, atau vanila, maupun susu yang mengandung gula tambahan, memiliki kandungan karbohidrat lebih tinggi sehingga berpotensi meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi berlebihan.

Karena itu, membaca informasi nilai gizi pada kemasan sangat dianjurkan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang mengontrol kadar gula darah.

Bagi penyandang diabetes, minum susu pada malam hari tetap diperbolehkan selama memperhatikan jenis dan jumlah yang dikonsumsi.

Sebaiknya pilih susu tanpa gula tambahan atau produk dengan kandungan gula rendah. Batasi porsinya sekitar satu gelas atau 200 ml, serta hindari menambahkan gula, sirup, atau mengonsumsinya bersama camilan manis seperti biskuit dan kue.

Perlu diingat, kestabilan gula darah tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja. Total konsumsi karbohidrat harian, aktivitas fisik, kualitas tidur, berat badan, hingga kepatuhan menjalani pengobatan juga berperan penting.

Dengan demikian, susu tanpa gula tambahan umumnya tetap aman dikonsumsi pada malam hari sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Sebaliknya, susu dengan tambahan gula atau aneka perisa perlu dibatasi karena mengandung karbohidrat lebih tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN