Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

ESWL RSUD dr Djasamen Saragih Diluncurkan, Batu Ginjal Kini Bisa Ditangani Tanpa Rujukan Luar Kota

Mistar.idKamis, 30 April 2026 pukul 17.36 WIB
eswl_rsud_dr_djasamen_saragih_diluncurkan_batu_ginjal_kini_bisa_ditangani_tanpa_rujukan_luar_kota

Peluncuran layanan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Peluncuran layanan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) di RSUD dr Djasamen Saragih menandai babak baru layanan kesehatan di Pematangsiantar. Bukan sekadar penambahan fasilitas medis, kehadiran teknologi ini mencerminkan pelayanan yang lebih modern, minim risiko, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.

Acara peluncuran yang berlangsung Kamis (30/04/2026) itu sekaligus menjadi bagian dari peringatan World Kidney Day 2026, menggarisbawahi pentingnya kesadaran publik terhadap kesehatan ginjal dan saluran kemih. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan preventif seperti pemeriksaan kesehatan umum dan deteksi dini kanker melalui tes IVA.

Staf Ahli Wali Kota Pematangsiantar, Dra Happy Oikumenis Daely, menegaskan bahwa investasi pada teknologi ESWL merupakan langkah strategis dalam menjawab tingginya beban penyakit batu saluran kemih di Indonesia.

“Dengan prevalensi nefrolitiasis mencapai jutaan kasus, kebutuhan akan penanganan yang efektif dan efisien menjadi semakin mendesak,” ujarnya.

Berbeda dari metode konvensional yang sering kali memerlukan pembedahan, ESWL bekerja dengan gelombang kejut untuk menghancurkan batu ginjal tanpa sayatan. Pendekatan ini tidak hanya mempercepat waktu pemulihan pasien, tetapi juga mengurangi risiko komplikasi dan beban rawat inap.

“Dalam konteks sistem kesehatan daerah, inovasi ini berdampak langsung pada efisiensi layanan dan aksesibilitas masyarakat,” ujarnya lagi.

Direktur rumah sakit, drg Irma Suryani, menekankan bahwa kehadiran ESWL menghapus kebutuhan rujukan keluar daerah untuk kasus batu ginjal tertentu. Artinya, pasien kini dapat memperoleh layanan spesialistik di kota sendiri, memperkuat kemandirian layanan kesehatan lokal sekaligus mengurangi biaya dan waktu perjalanan.

Lebih lanjut, Happy Oikumenis Daely mengatakan Pemerintah Kota Pematangsiantar menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan layanan unggulan, baik melalui peningkatan fasilitas, tenaga medis, maupun sistem pelayanan terintegrasi.

Dengan langkah ini, RSUD dr Djasamen Saragih tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat inovasi medis yang berkontribusi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN