Bukan Hanya Air Putih, Teh Hitam dan 5 Jenis Minuman Ini Baik untuk Kesehatan Ginjal

Ilustrasi teh herbal untuk kesehatan.(Foto: Antara/shutterstock)
Jakarta, MISTAR.ID (26/9/2026) – Menjaga hidrasi sangat penting bagi ginjal untuk menyaring darah serta membuang limbah dan cairan berlebih melalui urine.
Dilansir ANTARA mengutip dari Health, Kamis (25/9/2026), minum air yang cukup membantu mengencerkan urine dan menekan hormon yang dapat memperburuk fungsi ginjal. Air juga menjaga hidrasi tanpa memengaruhi gula darah, berbeda dengan minuman manis yang berkaitan dengan diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular sebagai faktor risiko penyakit ginjal kronis.
Selain air putih, ada beberapa minuman yang dapat membantu menjaga hidrasi, terutama jika dikonsumsi pada pagi hari.
Kopi
Penelitian mengaitkan konsumsi kopi dan kafein dengan peluang lebih rendah terkena penyakit ginjal kronis.
Meski asupan kafein moderat umumnya aman, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah yang dalam jangka panjang merusak pembuluh darah ginjal. FDA merekomendasikan batas kafein tidak lebih dari 400 miligram per hari.
Teh Hijau
Teh hijau tanpa pemanis baik untuk jantung dan ginjal. Minuman ini tidak hanya menghidrasi, tetapi juga mengandung polifenol, khususnya katekin, yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi sehingga mendukung kesehatan pembuluh darah. Kandungan kafeinnya sekitar 29 miligram per cangkir, lebih rendah dari kopi.
Teh Hitam
Teh hitam mengandung flavonoid, senyawa antioksidan yang terkait dengan kesehatan jantung dan ginjal. Satu cangkir mengandung sekitar 47 miligram kafein.
Studi pada 2023 menemukan, orang yang minum sekitar 3,5 cangkir teh per hari memiliki risiko lebih rendah terkena cedera ginjal akut, meski penelitian tersebut bersifat observasional. Teh hitam juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah.
Smoothie Tanpa Pemanis
Smoothie mendukung kesehatan ginjal secara tidak langsung karena membantu asupan serat saat sarapan.
Diet tinggi serat dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit ginjal kronis. Gunakan bahan utuh seperti buah beri, alpukat, kurma, biji chia, dan biji rami. Hindari produk kemasan yang tinggi gula tambahan.
Susu Kedelai Tanpa Pemanis
Susu kedelai kaya protein nabati yang membantu rasa kenyang lebih lama sehingga memudahkan pengelolaan berat badan, salah satu cara mencegah penyakit ginjal kronis.
Penelitian menunjukkan asupan protein nabati tinggi dapat menurunkan risiko hingga 23 persen. Susu kedelai juga mengandung isoflavon yang mendukung kesehatan jantung. Namun, penderita gangguan ginjal perlu berkonsultasi dengan dokter karena kandungan kalium dan fosfornya.
Kefir
Kefir adalah minuman mirip yoghurt yang mengandung protein, kalsium, dan probiotik. Makanan dan minuman fermentasi seperti kefir dapat mendukung mikrobioma usus yang lebih sehat.(Antara/hm02)
PREVIOUS ARTICLE
Dinkes Sumut Catat 27 Kasus Influenza ANEXT ARTICLE
Waspada Influenza A Bisa Picu Pneumonia









































