Monday, October 26, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Bolehkah Makan Berat 30 Menit Sebelum Olahraga? Ini Kata Dokter

Mistar.idSenin, 26 Oktober 2026 pukul 09.50 WIB
bolehkah_makan_berat_30_menit_sebelum_olahraga_ini_kata_dokter_

Ilustrasi lari. (Foto: Getty Images/Mistar)

Jakarta, MISTAR.ID - Asupan makanan sebelum berolahraga berperan penting dalam membantu tubuh memenuhi kebutuhan energi. Namun, jenis makanan dan waktu konsumsinya perlu disesuaikan dengan intensitas olahraga agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk mencerna makanan.

Spesialis gizi klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, menyarankan agar makanan berat dikonsumsi sekitar dua hingga tiga jam sebelum melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Jika waktu yang tersedia hanya 30 menit, makanan ringan yang mengandung karbohidrat sederhana lebih dianjurkan.

“Jadi, kalau 30 menit itu lebih disarankan makan yang karbohidrat simpleks. Misalnya roti atau makan buah, nah itu bisa,” ujarnya.

Menurutnya, persiapan makan sebelum olahraga tetap perlu diperhatikan. Namun, bukan berarti seseorang harus mengonsumsi makanan dalam porsi besar ketika waktu berolahraga sudah dekat.

Ia mengingatkan agar tubuh tidak dibiarkan tanpa asupan sama sekali sebelum melakukan aktivitas fisik. Makanan ringan seperti roti atau buah dapat menjadi alternatif untuk memberikan energi sebelum berolahraga.

“Jadi jangan enggak ada makanan sama sekali sebelum olahraga. Jangan dibiarkan tangki dalam tubuh kita itu kosong sebelum kita melakukan olahraga,” tuturnya.

Ia juga menegaskan makanan ringan bisa menjadi pilihan ketika waktu makan terbatas. “Jadi, minimal memang 30 menit harus ada makanan, ya walaupun roti, walaupun cuma buah,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Konsultan Foot dan Ankle, dr. Dimas Radithya Boedijono, SpOT (K). Ia mengatakan olahraga berat dengan durasi panjang, seperti maraton atau bersepeda dalam waktu lama, membutuhkan persiapan energi yang memadai.

Menurutnya, mengonsumsi makanan sebelum melakukan aktivitas tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh selama berolahraga.

“Kalau kita menginginkan olahraga, misalnya lari maraton atau lari yang berat, mungkin kadang pagi-pagi harus ada asupan dulu untuk meningkatkan cadangan energi,” jelasnya.

Sebaliknya, untuk aktivitas fisik yang relatif ringan dan berdurasi lebih singkat, kebutuhan makan sebelum berolahraga dapat berbeda. Ia menyebut lari selama sekitar 30 menit, berjalan kaki selama satu jam, atau latihan HIIT sebagai contoh aktivitas yang menurutnya tidak selalu mengharuskan seseorang sarapan terlebih dahulu.

“Tapi kalau kita olahraga yang relatif ringan, seperti HIIT atau lari 30 menit itu tidak terlalu perlu sarapan,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN