Thursday, July 9, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Putin Temui Xi Jinping di China, Ini 3 Agenda Penting Rusia ke Beijing

Mistar.idRabu, 20 Mei 2026 pukul 10.51 WIB
putin_temui_xi_jinping_di_china_ini_3_agenda_penting_rusia_ke_beijing

Putin Temui Xi Jinping di China (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Vladimir Putin tiba di China pada Selasa (19/5/2026) malam untuk memulai kunjungan penting selama dua hari dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping.

Kedatangan Putin di Beijing mendapat sambutan meriah dari masyarakat, termasuk sekelompok anak-anak yang menyambut pemimpin Rusia tersebut dengan antusias.

Pertemuan antara Putin dan Xi Jinping diperkirakan akan berfokus pada penguatan hubungan strategis kedua negara di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama terkait perang di Ukraina dan rivalitas dengan Amerika Serikat.

Kirim Sinyal Politik ke Amerika Serikat

Sejumlah analis menilai kunjungan Putin ke China memiliki pesan politik kuat kepada United States. Lawatan ini berlangsung hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump meninggalkan China.

Pengamat hubungan internasional menilai Putin ingin menunjukkan bahwa Rusia tetap memiliki hubungan erat dengan China meskipun menghadapi tekanan dan sanksi Barat akibat konflik di Ukraina.

Selain itu, Kremlin disebut berharap memperoleh dukungan diplomatik dari Beijing terkait perang yang masih berlangsung di Ukraina. Meski China tidak secara terbuka mendukung operasi militer Rusia, Beijing selama ini dinilai tetap menjaga hubungan dekat dengan Moskow.

Fokus pada Kerja Sama Energi

Isu energi diperkirakan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan Putin dan Xi Jinping. Rusia saat ini semakin bergantung pada pasar Asia setelah ekspor energi mereka ke Eropa mengalami tekanan besar akibat sanksi internasional.

Salah satu proyek yang diyakini akan kembali dibahas adalah jalur pipa gas Power of Siberia 2. Proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ekspor gas Rusia ke China secara signifikan.

Namun sejumlah pengamat menyebut China masih berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait proyek tersebut karena Beijing merasa kebutuhan energinya relatif aman berkat diversifikasi sumber pasokan energi.

Perluas Hubungan Dagang dan Investasi

Selain energi, Putin juga diperkirakan akan mendorong perluasan kerja sama perdagangan dan investasi dengan China di berbagai sektor.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan ekonomi Rusia dan China berkembang pesat. Setelah hubungan dagang Rusia dengan Eropa menurun drastis akibat perang Ukraina, China kini menjadi mitra dagang terbesar Moskow.

Rusia saat ini semakin bergantung pada China untuk kebutuhan teknologi, barang konsumsi, hingga produk manufaktur. Kondisi tersebut membuat hubungan kedua negara semakin strategis di tengah perubahan peta ekonomi global.

Pertemuan Putin dan Xi Jinping dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat aliansi geopolitik sekaligus menjaga stabilitas hubungan ekonomi kedua negara di tengah tekanan internasional yang terus meningkat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN