Prajurit TNI Kembali Meninggal Dunia di Lebanon

Anggota TNI yang tergabung dalam UNIFIL sedang berpatroli di perbatasan Libanon-Israel. (Foto: UN Peacekeeping)
Lebanon, MISTAR.ID
Duka kembali menyelimuti kontingen TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Lebanon. Seorang prajurit TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Praka Rico Pramudia, 31 tahun, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan akibat luka berat yang dialaminya saat bertugas.
Dengan wafatnya Rico, total empat prajurit TNI gugur dalam menjalankan misi menjaga perdamaian di Lebanon.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh United Nations Interim Force in Lebanon melalui akun X resminya, @UNIFIL_, pada Jumat (24/4/2026). Rico mengembuskan napas terakhir pukul 10.32 waktu setempat atau sekitar pukul 14.32 WIB.
Sebelumnya, Rico dirawat di St. George Hospital, Beirut, setelah mengalami luka parah akibat ledakan proyektil di pangkalan tempatnya bertugas di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3/2026) malam.
"UNIFIL menyesalkan wafatnya Kopral Rico Pramudia hari ini, yang terluka parah akibat ledakan proyektil di pangkalan tempatnya bertugas di Adchit Al Qusayr pada malam 29 Maret," demikian pernyataan UNIFIL, Jumat (24/4/2026).
Dalam insiden tersebut, serangan yang diduga berasal dari militer Israel. Selain Rico, dua prajurit lainnya juga mengalami luka-luka. Mereka merupakan bagian dari Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Pada Senin (30/3/2026), PBB mengonfirmasi dua prajurit TNI lainnya meninggal dunia setelah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di Bani Hayyan, Lebanon selatan.
Empat prajurit TNI yang gugur dalam rangkaian insiden tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon, Praka Rico Pramudia, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan.
Sementara itu, empat prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, yakni Praka Bayu Prakoso, Praka Arif Kurniawan, serta dua personel lain yang terluka akibat ledakan pada konvoi logistik UNIFIL. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Polisi Bongkar Praktik Penipuan Layanan Haji di Makkah






















