Mantan PM Israel Kecam Netanyahu: Bakar Rumah Warga Arab Itu "Terorisme Yahudi"

Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett.(Foto: AFP)
Tel Aviv, MISTAR.ID (8/9/2026) – Jelang Pemilu Israel, perang kata-kata antar elit politik memanas. Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett melontarkan kecasman dan sindiran keras ke kubu Benjamin Netanyahu.
Bennett secara gamblang menyebut pembakaran rumah warga Palestina dan warga Arab Israel tak berdosa sebagai "terorisme Yahudi".
"Jika seseorang datang untuk membakar rumah orang-orang Arab yang tidak bersalah beserta orang-orang di dalamnya, maka tentu saja itu adalah terorisme Yahudi," tegas Bennett dalam konferensi Besheva, Minggu (6/9/2026), dikutip Middle East Monitor.
"Jika hal itu dilakukan karena alasan nasionalis, itulah definisinya," lanjutnya.
Bennett mempertanyakan logika di balik aksi kekerasan tersebut. Ia menilai tindakan itu justru kontraproduktif bagi gerakan pemukiman Israel.
"Saya tidak mengerti bagaimana ini bermanfaat bagi gerakan pemukiman," ujarnya.
Baginya, aksi kekerasan terhadap warga Arab tidak bisa dibenarkan dan harus dikutuk tanpa syarat.
Pernyataan pedas itu muncul saat tensi politik Israel meninggi. Pemilu dijadwalkan 27 Oktober mendatang dan diprediksi jadi pertarungan sengit antara Partai Likud milik Netanyahu melawan para penantang.
Nama Bennett dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat Gadi Eisenkot disebut-sebut sebagai kandidat kuat penantang Netanyahu.
Sindiran Bennett juga bertepatan dengan eskalasi serangan militer Israel dan pasukan pendudukan di Tepi Barat dalam beberapa hari terakhir.(CNN, Middle East Monitor/hm02)





































