Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Israel Serang Gaza Lagi, Begini Respons Pemerintah Indonesia Meski Gabung Board of Peace

Mistar.idSelasa, 3 Februari 2026 pukul 09.25 WIB
israel_serang_gaza_lagi_begini_respons_pemerintah_indonesia_meski_gabung_board_of_peace

Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) buatan Amerika Serikat. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Pemerintah Republik Indonesia buka suara usai Israel menggempur Jalur Gaza, Palestina, meski negara itu gabung Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) buatan Amerika Serikat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah khawatir saat Gaza kembali diserang.

"Ya, tentu kan kita prihatin ya, masih terjadi serangan," kata Prasetyo pada Senin (2/2/2026) saat ditanya bagaimana respons pemerintah usai Gaza diserang meski ada inisiasi BoP.

Akhir pekan lalu, Israel kembali menggempur Gaza di tengah gencatan senjata dan inisiasi BoP. Komunitas internasional ramai-ramai mengecam kebrutalan Israel karena dianggap berpotensi merusak upaya perdamaian. Israel selama ini, memang punya rekam jejak melanggar gencatan.

"Tapi bagaimanapun juga kita akan terus berupaya (mewujudkan perdamaian) karena itu bagian dari komitmen kita bangsa Indonesia untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza dan di Palestina," ujarnya.

Pelanggaran gencatan ini juga terjadi saat Israel, negara-negara Arab, dan Indonesia bergabung dengan BoP.

Dewan Perdamaian disebut-sebut berfungsi mendorong stabilitas, memulihkan pemerintahan yang bisa diandalkan, serta mengamankan perdamaian abadi di daerah-daerah yang terkena dampak atau terancam konflik.

Dalam Piagam BoP, negara-negara anggota bisa sukarela iuran US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun) untuk operasional badan. Mereka yang iuran dengan nominal tersebut bisa menjadi anggota permanen.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN