AS Hantam Iran, 6 Prajurit Artesh Tewas, 142 Luka-luka

Enam personel Angkatan Laut Artesh Iran dilaporkan tewas dalam serangan militer AS terhadap Iran pada Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat. (Foto: Antar/Xinhua)
Teheran, MISTAR.ID (4/9/2026) – Ketegangan AS dan Iran kembali memuncak. Serangan terbaru Amerika Serikat menewaskan enam personel militer Iran.
Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, melaporkan pada Kamis (3/9/2026) enam anggota Angkatan Laut Artesh Iran gugur dalam serangan AS pada Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat.
Tiga di antara korban adalah pilot. Mereka diidentifikasi bernama Mojtaba Baqeri, Hamed Okati, dan Hossein Mahdavian.
Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menulis di X pada Kamis.
Ia menyebut total 18 orang tewas dan 142 orang terluka akibat serangan AS ke Iran sejak 30 Agustus hingga 2 September.
Komando Pusat AS, CENTCOM, mengklaim serangan itu sebagai balasan. Melalui akun X pada Rabu (2/9/2026) pagi, CENTCOM menyatakan pasukannya telah "berhasil menyelesaikan gelombang serangan terhadap target-target militer Iran.
"Alasannya adalah adanya "upaya serangan baru-baru ini oleh Korps Garda Revolusi Islam terhadap kapal komersial di Selat Hormuz dan personel militer Amerika.
Tidak tinggal diam, Iran langsung melakukan serangan balasan. Tehran menargetkan pangkalan dan aset AS di lima lokasi, Yordania, Kuwait, Bahrain, wilayah Kurdistan di Irak, dan Uni Emirat Arab. Hingga saat ini situasi di Timur Tengah masih memanas.(Antara/hm02)





















