Thursday, September 24, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekkah, Jeddah hingga Tabuk

Mistar.idKamis, 24 September 2026 pukul 21.05 WIB
arab_saudi_keluarkan_peringatan_bahaya_di_mekkah_jeddah_hingga_tabuk

Milisi Houthi di Yaman kembali menyerang Arab Saudi dengan rudal dan drone pada Sabtu (19/9). (Foto: Reuters)

news_banner

Mekkah, MISTAR.ID - Arab Saudi kembali mengeluarkan peringatan potensi bahaya di sejumlah wilayah, termasuk kota suci Mekkah, pada Kamis (24/9/2026).

Peringatan tersebut dikeluarkan melalui Platform Peringatan Dini Nasional dan disampaikan oleh Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi. Selain Mekkah, peringatan juga mencakup wilayah Jeddah, Yanbu, Taif, dan Tabuk.

Dalam peringatan tersebut, otoritas Saudi tidak menjelaskan secara spesifik jenis ancaman yang dimaksud. Warga diminta tetap tenang dan mengikuti instruksi keselamatan melalui saluran resmi.

Masyarakat yang menerima peringatan diarahkan segera menuju tempat aman, terutama di dalam bangunan atau ruangan yang jauh dari jendela. Warga juga diminta menghindari area terbuka, balkon, atap, serta lokasi yang berpotensi membahayakan.

Bagi masyarakat yang sedang berada di luar ruangan, otoritas meminta mereka masuk ke bangunan terdekat atau berlindung di balik penghalang yang kokoh.

Sementara pengemudi yang menerima peringatan diminta menepi dan menjauh dari jembatan maupun gedung-gedung tinggi. Masyarakat juga diminta menghindari kerumunan dan tidak mendekati lokasi berbahaya.

Mekkah Kembali Masuk Peringatan Bahaya

Peringatan terbaru ini muncul setelah Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir menghadapi sejumlah serangan rudal dan drone yang dikaitkan dengan kelompok Houthi di Yaman.

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa pada 19 September, Arab Saudi mengatakan rudal balistik yang diluncurkan ke arah Riyadh berhasil dicegat. Pada saat yang sama, Houthi mengklaim melakukan serangan terhadap sejumlah lokasi di Arab Saudi.

Mekkah juga sempat masuk dalam rangkaian peringatan bahaya sebelumnya. Pada 18 September, otoritas Saudi mengeluarkan peringatan di sejumlah wilayah, termasuk Jeddah dan Taif. Saat itu, sifat ancaman juga tidak dijelaskan secara terbuka.

Untuk peringatan 24 September, otoritas kemudian menyatakan kondisi bahaya telah berlalu di Mekkah, Taif, dan Tabuk. Peringatan sebelumnya juga mencakup Jeddah dan Yanbu.

Meski peringatan telah dicabut, Badan Pertahanan Sipil Saudi tetap meminta masyarakat mengikuti arahan resmi dan menghindari berkumpul di area tertentu.

Situasi tersebut menjadi perhatian karena Mekkah merupakan kota suci bagi umat Islam dan menjadi lokasi Masjidil Haram serta pusat pelaksanaan ibadah haji dan umrah.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN