Monday, June 15, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Warga Empat Desa Geruduk Kantor Bupati Asahan Desak Perbaikan Jalan Rusak

Mistar.idSenin, 15 Juni 2026 19.11
journalist-avatar-top
PR
warga_empat_desa_geruduk_kantor_bupati_asahan_desak_perbaikan_jalan_rusak

Masyarakat empat desa di melakukan aksi unjuk rasa terkait jalan rusak ke kantor Bupati Asahan. (foto: perdana/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Ratusan warga dari empat desa di Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, geruduk Kantor Bupati Asahan, Senin (15/6/2026). Massa yang kecewa karena tidak kunjung ditemui pimpinan daerah berusaha menerobos masuk ke dalam kantor bupati, hingga terjadi aksi saling dorong dengan petugas Satpol PP yang berjaga.

Masa aksi mencoba memasuki area kantor bupati untuk menyampaikan langsung tuntutan mereka terkait kondisi infrastruktur jalan yang selama bertahun-tahun dinilai tidak mendapat perhatian pemerintah.

Dalam aksi tersebut, warga yang berasal dari Desa Padang Pulau, Desa Gajah Sakti, Desa Buntu Maraja, dan Desa Gunung Berkat membawa berbagai spanduk, serta menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat setempat.

Massa sempat tertahan di pintu masuk kantor bupati karena dihalangi petugas Satpol PP. Karena jumlah massa yang cukup besar, warga akhirnya berhasil masuk ke halaman kantor dan melanjutkan orasi secara bergantian.

Salah seorang perwakilan warga, Amri Simanjuntak, mengatakan kedatangan masyarakat ke Kantor Bupati Asahan merupakan bentuk kekecewaan terhadap kondisi jalan di wilayah mereka yang hingga kini belum mendapatkan pembangunan yang memadai.

Menurut Amri, kerusakan jalan telah berlangsung selama puluhan tahun dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, kesehatan hingga distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

"Kami datang untuk meminta perhatian pemerintah agar segera membangun jalan di Kecamatan Bandar Pulau. Sudah terlalu lama masyarakat menunggu perbaikan infrastruktur yang layak," ujar Amri dalam orasinya.

Ia menyebut jalan yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Bandar Pulau kini dalam kondisi memprihatinkan dan kerap menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan.

Menanggapi tuntutan masyarakat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan, Agus Jaka Putra Ginting, menemui massa dan memberikan penjelasan terkait rencana pembangunan infrastruktur di wilayah yang dipersoalkan warga.

Menurut Agus, Pemerintah Kabupaten Asahan telah memasukkan sejumlah titik jalan di Kecamatan Bandar Pulau ke dalam program pembangunan tahun 2026. Pengerjaan direncanakan dilakukan dalam waktu dekat sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.

"Pemkab Asahan memahami aspirasi masyarakat dan beberapa ruas jalan yang menjadi tuntutan warga telah masuk dalam perencanaan pembangunan tahun ini. Pemerintah akan berupaya merealisasikannya secara bertahap," ujar Agus.

Meski telah menerima penjelasan dari pemerintah, warga meminta agar komitmen tersebut benar-benar direalisasikan dan tidak hanya sebatas janji. Mereka berharap pembangunan jalan dapat segera dilakukan mengingat kondisi infrastruktur yang dinilai sudah sangat mendesak.

Warga juga mengingatkan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti dalam waktu dekat.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN