Monday, September 28, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Video Anak Perempuan Diduga Dianiaya Teman Sebaya Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan

Mistar.idSenin, 28 September 2026 pukul 11.38 WIB
video_anak_perempuan_diduga_dianiaya_teman_sebaya_viral_polisi_lakukan_penyelidikan

Video Anak Perempuan Diduga Dianiaya Teman Sebaya. (foto ilustrasi:Net/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (28/9/2026) - Pengguna media sosial kembali dihebohkan terkait adanya video viral yang menunjukkan aksi penganiayaan dan perundungan yang dilakukan oleh sejumlah anak-anak yang diperkirakan masih berumur di bawah 15 tahun terhadap teman sebaya mereka.

Berdasarkan penelusuran Mistar, aksi penganiayaan tersebut terjadi di seputaran Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, belum lama ini. Dalam video yang beredar, seorang anak berjenis kelamin perempuan diduga dianiaya oleh teman sebayanya.

Saat kejadian, korban yang mengenakan baju kaos warna pink dan celana panjang warna putih corak hitam (celana tidur-red), dianiaya sejumlah anak-anak yang juga berjenis kelamin perempuan. Dalam video berdurasi pendek itu, pelaku penganiayaan lebih dari tiga orang menggunakan tangan kosong hingga menyebabkan korban tersungkur di tanah.

Di sana terlihat korban dibanting, dijambak, ditendang, dipukul menggunakan tangan hingga menangis histeris. Dalam video itu, korban tampak tidak melakukan perlawanan dan hanya menutupi bagian wajahnya agar tidak terkena pukulan. Mirisnya lagi, meskipun korban sudah terbaring di tanah, tak ada satu pun dari sejumlah anak-anak yang ada di lokasi yang mau membantu korban.

Malahan sejumlah anak-anak lainnya terlihat tertawa terbahak-bahak sambil merekam korban yang sedang kesakitan. Hingga pada akhirnya, video yang merekam kejadian tersebut kini viral di media sosial.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu PM Tambunan mengatakan hingga saat ini belum ada laporan polisi (LP) yang diterima pihaknya pascakejadian tersebut. Meskipun demikian, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

“Untuk laporannya belum ada. Namun akan kita tindak lanjuti ya, kita proses. Untuk TKP-nya di Kota Medan,” ujar Iptu PM Tambunan, Senin (28/9/2026) singkat. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN