Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Tragis, Nelayan Tenggelam Diterjang Angin Kencang di Batu Bara Ditemukan Tak Bernyawa

Mistar.idJumat, 24 Oktober 2025 pukul 16.23 WIB
tragis_nelayan_tenggelam_diterjang_angin_kencang_di_batu_bara_ditemukan_tak_bernyawa

Jenazah Komaruddin dievakuasi menuju rumah duka. (foto:facebook Mustafa Kibar/Mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID

Setelah 24 jam pencarian, seorang nelayan asal Batu Bara yang hilang akibat diterjang angin kencang akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Korban diketahui bernama Komaruddin (50), warga Dusun Sono, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Ia ditemukan tim gabungan BPBD, Pol Airud, dan Kamla pada Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di perairan Medang Deras.

Kapolsek Medang Deras, AKP AH Sagala, membenarkan penemuan jasad korban yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut.

“Jenazah Komaruddin telah ditemukan tim gabungan siang ini. Saat ini kita sedang melakukan penjemputan dari tangkahan Sei Padang, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras,” ujar AKP Sagala.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 12.30 WIB, tiga nelayan diketahui berangkat melaut menggunakan sampan kecil untuk mencari ikan di perairan Batu Bara. Namun, saat berada di tengah laut, angin kencang tiba-tiba menerjang dan membuat sampan mereka oleng.

Dua nelayan lainnya, yakni M Yusuf (45), warga Dusun V Pematang Kapas, Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, serta Momat (35), warga Desa Medang, Kecamatan Medang Deras, berhasil menyelamatkan diri.

Sementara Komaruddin, yang berada di sampan terpisah, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam. Tim gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Ditemukan Setelah 24 Jam Pencarian

Setelah pencarian intensif selama sehari semalam, tim gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa. Jasadnya kemudian dievakuasi ke daratan untuk proses identifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Peristiwa ini menambah daftar korban akibat cuaca ekstrem dan angin kencang yang belakangan sering melanda wilayah pesisir Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Batu Bara. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN