Siswa SMA Tewas Tertembak Saat Tawuran di Belawan, Ibu Korban Datangi Polda Sumut

Ika Indah Sari (38), ibu kandung dari siswa SMA yang tewas tertembak saat tawuran di Medan Labuhan. (foto: Matius/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (23/7/2026) – Seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) bernama Daffa Al-Bukhari dinyatakan tewas bersimbah darah setelah tertembak di bagian mata saat tawuran di kawasan terowongan Jalan Tol, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Ika Indah Sari (38), ibu korban, mengatakan kepergian sang anak meninggalkan luka yang cukup besar bagi keluarga. Daffa merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dan saat ini duduk di bangku kelas III SMA. Karena itu, pihaknya mendatangi Polda Sumut untuk menuntut keadilan.
“Saya melapor mengenai anak saya yang sudah tiada. Anak saya ditembak di bagian matanya oleh orang tidak dikenal. Ada aksi penembakan terhadap anak saya,” ujar Ika Indah Sari, Rabu (22/7/2026) malam di Polda Sumut.
Diceritakan Ika, kejadian yang merenggut nyawa buah hatinya itu bermula ketika ia mendapat informasi dari teman korban pada Sabtu (18/7/2026) dini hari. Saat itu, teman-teman korban memberitahukan bahwa korban terjatuh setelah mengalami luka di kepala dan sedang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Delima yang beralamat di Jalan K.L. Yos Sudarso Km 13,6, Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.
Mendengar hal itu, Sari yang masih dalam kondisi setengah sadar langsung bergegas menuju RSU Delima. Namun, begitu tiba, ia langsung lemas melihat anak pertamanya itu dalam posisi terbujur kaku di ranjang rumah sakit.
“Setibanya di Rumah Sakit Delima, anak saya sudah tidak ada, meninggal dunia. Ternyata anak saya meninggal di lokasi. Karena ketika diantar ke rumah sakit, anak saya sudah tidak ada. Sudah meninggal dunia,” ujar Ika Indah Sari sambil meneteskan air mata.
Sari menegaskan, tidak ada orang tua yang tidak terpukul, tidak sakit hati, dan tidak hancur melihat anaknya tewas dalam kondisi tidak wajar. Karena itu, ia meminta Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengusut kasus tersebut dan mengungkap pelaku penembakan yang menewaskan putranya. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Penghuni Kos di Gunung Malela Ditangkap Polisi Saat Tidur




















