Polrestabes Medan Bina 9 Anggota Geng Motor Bornox, Semua Masih Pelajar

Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi. (Foto: Putra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (27/8/2026) – Polrestabes Medan memilih membina sembilan anggota geng motor Born To Be OK (Bornox) yang sebelumnya diamankan.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan pihaknya memanggil pihak sekolah masing-masing remaja tersebut beserta orang tua mereka.
“Untuk status kami lakukan pembinaan. Kami panggil kepala sekolah dan kami panggil orang tuanya. Lalu kami panggil guru BK dan dilakukan pembinaan. Setelah itu kami pulangkan ke pihak keluarga masing-masing,” ucapnya, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, pembinaan dilakukan mengingat seluruh anggota geng motor tersebut masih di bawah umur. Selain itu, hingga saat ini tidak ada korban yang melaporkan aksi kejahatan yang dilakukan geng motor tersebut.
“Sejauh ini tidak ada yang membuat laporan. Jadi karena masih berstatus pelajar semua, kita panggil pihak sekolah dan orang tua. Mereka juga sudah berjanji untuk membubarkan diri dari gemot tersebut,” tuturnya.
Perwira berpangkat dua balok emas itu juga mengimbau seluruh geng motor yang masih melakukan rolling dengan membawa senjata tajam agar menghentikan aktivitas tersebut. Ia menegaskan pihaknya tidak akan segan menjemput kawanan geng motor tersebut di mana pun berada.
“Kami imbau, hentikanlah kegiatan itu. Karena tidak ada manfaatnya. Kalau tidak, pasti kami kejar. Kami pastikan akan kami tangkap, baik di rumah atau di tempat tongkrongan kalian,” ujarnya.
Sebelumnya, sembilan anggota geng motor Bornox diamankan Resmob Polrestabes Medan pada Rabu (12/8/2026). Kesembilan remaja tersebut dijemput di sekolah maupun kediaman masing-masing.
Anggota geng motor tersebut kerap viral di media sosial karena melakukan rolling sambil menenteng senjata tajam.






















