Modus Timbun Jalan Berlubang lalu Pungut Uang, Tiga Pelaku Diamankan Polres Pelabuhan Belawan

Ketiga tersangka pelaku pungli saat diamankan polisi. (foto:dokumen humas polres/mistar)
Medan, MISTAR.ID (22/7/2026) – Dengan modus menimbun jalan berlubang, kemudian melakukan pungutan terhadap pengguna jalan, Polres Pelabuhan Belawan menertibkan dan mengamankan tiga pelaku premanisme serta pungutan liar (pungli) yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah hukumnya.
Ketiga pelaku masing-masing berinisial SMS (29), AH (42), dan MSP (25). Dua pelaku diamankan personel Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, sementara satu lainnya ditangkap personel Polsek Hamparan Perak. Dari tangan mereka, polisi menyita sejumlah uang tunai yang diduga merupakan hasil pungutan liar, Selasa (22/7/2026).
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kasatreskrim AKP Agus Purnomo, Selasa (22/7/2026), menjelaskan bahwa para pelaku menjalankan aksinya dengan modus yang berbeda. Sebagian berperan sebagai juru parkir liar, sementara lainnya berpura-pura memperbaiki jalan berlubang dengan menimbunnya, lalu meminta imbalan kepada pengendara yang melintas.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku premanisme maupun pungutan liar di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Ketiga pelaku diamankan karena melakukan pungli dengan modus menjadi juru parkir liar dan berpura-pura menimbun jalan berlubang untuk kemudian meminta uang kepada pengguna jalan,” ujar AKP Agus Purnomo.
Setelah diamankan, ketiganya menjalani pemeriksaan, termasuk tes urine. Hasilnya, dua dari tiga pelaku dinyatakan positif menggunakan narkoba.
“Hasil tes urine menunjukkan dua pelaku positif narkoba. Hal ini menjadi perhatian kami karena aksi premanisme sering kali berkaitan dengan tindak pidana lainnya. Seluruh pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Kasatreskrim menegaskan, penindakan terhadap aksi premanisme merupakan bagian dari komitmen Polres Pelabuhan Belawan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan praktik pungli maupun aksi premanisme di lingkungan sekitarnya.
“Kami membutuhkan dukungan masyarakat agar pemberantasan premanisme dapat berjalan maksimal. Setiap informasi yang diberikan akan kami tindak lanjuti demi menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan bebas dari aksi-aksi yang meresahkan,” tegasnya.
Polres Pelabuhan Belawan memastikan patroli dan penindakan terhadap praktik premanisme serta pungutan liar akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Update! Gempa Magnitudo 5,6 di Gayo Lues Terasa Sampai Sibolga

























